Fungsi Faktur Pajak yang Wajib Diketahui

Ada beberapa fungsi faktur pajak yang wajib diketahui. Faktur pajak menjadi salah satu pembahasan cukup penting di dalam bidang perpajakan. Umumnya sebagai wajib pajak pastinya Anda sudah tidak aisng dengan istilah faktur pajak tersebut.

Proconsult

Meski demikian cukup banyak juga wajib pajak yang tidak memahami peran faktur dalam bidang perpajakan. Sehingga tidak jarang banyak diantara wajib pajak yang sering kehilangan dokumen tersebut. Padahal perannya dalam bidang perpajakan sangatlah penting utamanya sebagai bukti transaksi perpajakan.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Namun sebelum membahas lebih jauh terkait fungsi faktur pajak tersebut, pastikan lebih dulu Anda mengetahui penjelasannya. Maka dari itu kami telah menyiapkan artikel lengkap seputar faktur pajak, yang dapat Anda simak di bawah ini.

Apa Itu Faktur Pajak

Apa Itu Faktur Pajak

Sumber foto : Online-pajak.com

Faktur pajak menjadi aspek penting dalam bidang pajak yang perlu diketahui oleh semua pihak. Bukan hanya wajib pajak namun juga petugas pajak sekaligus pihak lain, yang mempunyai kepentingan di dalam bidang perpajakan.

Pada dasarnya faktur pajak tersebut menjadi dokumen yang dipakai oleh PKP atau Pengusaha Kena Pajak. Umumnya dalam melakukan berbagai transaksi, yang berhubungan pada jasa maupun barang kena pajak.

Tentunya berkaitan pada aktivitas tersebut ada beberapa jenis faktur pajak yang ada. Bahkan fungsi dari setiap faktur pajak tersebut juga berbeda tergantung dari jenisnya.

Baca Juga : Apa Itu Kode Faktur Pajak 050? Ini Pengertian dan Contoh

Sementara itu penerbitan faktur dan pengelolaannya sudah bisa dilakukan secara elektronik. Hal ini tentunya akan memudahkan PKP dalam melakukan pengelolaan faktur secara lebih maksimal. Namun sebelum itu sudah taukah Anda apa itu faktur pajak?

Faktur Pajak adalah istilah yang merujuk pada bukti pemungutan pajak dari PKP terkait penyerahan barang kena paja maupun jasa kena pajak serta PPnBM. Sehingga dari sini faktur pajak juga dapat Anda definisikan sebagai sebuah tanda bukti dalam proses transaksi usaha dari PKP.

Sehingga pengertian Faktur Pajak adalah alat bukti, yang ada ketika PKP melakukan penjualan barang maupun jasa kena pajak. Secara langsung pihaknya perlu menerbitkan faktur pajak tersebut, yang nantinya menjadi tanda bukti bahwa PKP sudah memungut pajak atas orang, yang membeli jasa maupun barang terkena pajak ini.

Proconsult

Namun sebelum itu juga perlu Anda ketahui bahwa barang maupun jasa kena pajak yang diperjualbelikan ini sudah dikenai pajak selain dari harga pokoknya. Sehingga istilah faktur pajak akan erat kaitannya dengan seorang PKP.

PKP sendiri merupakan  sebuah usaha atau bisnis, yang melaksanakan aktivitas penyerahan barang maupun jasa yang terkena PPn. Untuk menjadi seorang PKP sendiri perlu dilakukan pengukuhan lebih dahulu oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Sehingga untuk menjadi seorang PKP yang bisa mengeluarkan faktur pajak ini tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Selain perlu dikukuhkan oleh DJP pihaknya jugawajib memenuhi beberapa persyaratan untuk menjadi seorang PKP.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Sebelum itu Anda juga perlu mengingat bahwa faktur pajak ini wajib dibuat oleh PKP disetiap penyerahan JKP, BKP baik berwujud atau tidak berwujud dan ekspor. Tentunya hal ini menjadi salah satu pekerjaan cukup sulit bagi PKP. Terutama bagi Anda yang sebelumnya tidak mempunyai wawasan seputar aktivitas pajak secara baik.

Namun jika Anda baru menjadi PKP ada beberapa tahapan sederhana yang bisa dilakukan. Salah satu caranya dengan melakukan pencatatan secara detail di setiap transaksi, menggunakan bantuan teknologi serta memastikan pelaksanaan aktivitas pajak berjalan dengan baik.

Meski demikian nantinya Anda bisa menggunakan jasa profesional pajak, yang siap membantu Anda dalam berbagai kebutuhan. Sehingga nantinya beban pekerjaan serta perpajakan Anda tidak akan terlalu berat.

Fungsi Faktur Pajak

Fungsi Faktur Pajak

Sumber foto : Pajak.com

Membahas soal faktur pajak ada banyak sekali fungsi faktur pajak yang  bisa wajib pajak ketahui. Dibagian atas sebelumnya Anda sudah mengetahui bahwa faktur pajak menjadi salah satu aspek penting di bidang perpajakan.

Umumnya faktur pajak dapat menjadi tanda bukti bahwa PKP sudah melakukan pemungutan pajak di setiap aktiitas transaksinya. Sehingga nantinya keberadaan e-faktur pajak memudahkan PKP dalam berbagai pelaksanaan aktivitas pajak.

Sementara itu faktur juga bisa membebaskan pengusaha dari berbagai tuduhan terkait manipulasi maupun penggelapan pajak. Hal tersebut bisa saja terjadi jika tidak ada faktur pajak dalam proses pemeriksaan perpajakan.

Sehingga dalam hal ini peran faktur pajak bagi pebisnis sangatlah penting. Keberadaannya bisa menjadi sebuah bukti taat hukum saat pihaknya sudah melakukan penyetoran, pemungutan maupun pelaporan SPT Masa PPn sesuai aturan UU yang ada.

Baca Juga : Wapu Adalah: Kode Faktur, Cara Hitung dan Daftar Perusahaan

Dari sini tentunya masih ada beberapa fungsi faktur pajak lain, yang perlu Anda ketahui. Berikut adalah fungsi faktur pajak, yaitu:

1. Pengendalian Akuntansi

Salah satu fungsi faktur pajak yang perlu Anda ketahui adalah sebagai alat pengendalian akuntansi. Umumnya fungsi faktur pajak tersebut dapat Anda ketahui di bagian total faktur, yang menunjukkan waktu jatuh tempo.

Umumnya hal tersebut bisa dijadikan sebagai utang datang dalam melakukan pembelian serta piutang dagang. Dalam bisnis hal tersebut sering disebut sebagai account receivable. Hal ini dapat digunakan oleh penjual dalam laporan keuangan.

Sementara itu pada akun piutang dagang dan utang dagang hal ini akan bermanfaat saat transaksi berlangsung secara kredit. Sehingga nantinya pemakaian faktur dapat mewakili keberadaan kredit. Salah satu alasannya karena penjual mengirim produk maupun layanan tanpa menerima sejumlah uang di bagian awal transaksi.

2. Kontrol Internal

Fungsi faktur pajak dapat digunakan sebagai kontrol internal. Sehingga nantinya perusahaan dapat memanfaatkan faktur pajak sebagai alat pengendalian internal di dalam sistem akuntansi suatu perusahaan.

Salah satu alasannya karena ada beberapa komponen biaya, yang terdapat dalam faktur pajak.
Tentunya semua komponen biaya tersebut wajib disetujui oleh bagian manajemen dalam perusahaan. Mengingat bagian tersebut mempunyai tanggung jawab yang erat kaitannya dengan aspek perpajakan.

Selain itu faktur pajak dalam sistem kontrol internal juga memiliki fungsi faktur pajak lainnya. hal ini seperti pencocokan antara data pesanan dalam pembelian. Dimana selanjutnya akan dipakai sebagai alat mencairkan pembayaran atas transaksi, yang sudah disetujui sebelumnya.

Maka dari itu keberadaan e-faktur di dalam masyarakat pastinya sangatlah penting. Bahkan keberadaan e-faktur bagi PKP juga mampu dipakai sebagai alat, untuk mengkreditkan pajak masukkan atas pemblian jasa maupun barang kena pajak.

Sehingga dari sini bisa disimpulkan bahw abeban PPN, yang nantinya dibayar PKP ketika membeli barang atau pjasa penunjang bisa jauh lebih ringan. Meskipun nantinya beban PPn atas barang atau jasa tersebut dipakai untuk keperluan usaha dan penunjang produksi.

3. Kredit PPN

Fungsi faktur pajak berikutnya adalah sebagai kredit PPN. Hal tersebut memungkinkan terjadinya pengurangan PPN terutang saat pajak masukkannya lebih besar dari pajak keluaran. Sehingga akan terjadi kelebihan pembayaran PPN atas transaksi JKP atau BKP yang sedang dilakukan.

Dalam hal ini PKP perlu melakukan pengkreditan pajak masukkan di masa pajak berikutnya. Namun PKP juga dapat memilih opsi lain, seperti melakukan restitusi PPN. Tentunya keputusan tersebut bisa diambil oleh PKP sesuai strategi dan kebutuhan pajaknya masing-masing.

4. Fungsi Faktur Pajak yag Lain

Berikutnya adalah fungsi faktur pajak yang lain yaitu dalam melakukan pembetulan ketika masa mendatang terjadi kesalahan. Sehingga nantinya perusahaan bisa menyiapkan solusi terbaik sebelum menghadapik krisis.

Pastinya strategi ini menjadi salah satu langkah penting untuk menghadapi kesulitan. Khususnya ketika adanya petugas pajak, yang datang untuk mengecek ketidaksesuaikan laporan dalam e-faktur tersebut.

5. Pelaksanaan Kewajiban Pajak

Fungsi faktur pajak bagi PKP adalah sebagai bukti bahwa pihaknya sudah melakukan pemungutan pajak. tentunya hal tersebut menunjukkan pelaksanaan kewajiban wajib perpajakan dalam penyetoran, pemungutan dan pelaporan SPT.

Nantinya pelaksanaan aktivitas ini akan sangat membantu PKP dalam menjalankan bisnisnya. Sementara itu nantinya SPT Masa PPN Anda juga sudah sesuai pada aturan UU yang ada.

Jenis-Jenis Faktur Pajak

Proconsult

Ada banyak sekali fungsi faktur pajak yang bisa Anda ketahui sesuai penjelasan diatas. Dari sini tentunya Anda sudah menyadapi betapa pentingnya faktur pajak di bidang perpajakan sekaligus untuk PKP.

Sementara itu di Indonesia memiliki beberapa jenis faktur pajak yang perlu diketahui. Tentunya dengan mengetahui jenis-jenis faktur pajak akan memudahkan Anda dalam melaksanakan berbagai kewajibab perpajakan secara baik.

Jika Anda belum mengetahui jenis-jenis faktur pajak di Indonesia pastinya tidak perlu merasa khawatir. Berikut adalah jenis faktur pajak yang bisa Anda ketahui, yaitu:

1. Faktur Pajak Keluaran

Jenis pertama adalah faktur pajak keluaran, yang dapat dibuat oleh PKP ketika melakukan aktivitas penjualan. Tentunya aktivitas penjualan tersebut dilakukan pada jasa kena pajak, barang kena pajak maupun PPnBM. Sehingga ketika melakukan penjualan pada kategori tersebut pihaknya perlu mengeluarkan faktur pajak keluaran.

2. Faktur Pajak Masukan

Jenis selanjutnya adalah faktur pajak masukan yang menjadi kebalikan dari faktur sebelumnya.  Disini PKP perlu mengeluarkan faktur pajak tersebut saat pihaknya melakukan pembelian terhadap jasa kena pajak maupun barang kena pajak, yang diperoleh dari PKP lain.

3. Faktur Pajak Pengganti

Salah satu jenis faktur yang perlu Anda ketahui berikutnya adalah faktur pajak pengganti. Hal tersebut merupakan penggantian terhadap faktur pajak yang sudah terbit sebelumnya karena terjadi beberapa kesalahan dalam pengisiannya.

Namun dalam hal ini terdapat beberapa pengecualian kesalahan, seperti pengisian NPWP. Sehingga nantinya wajib dilakukan pembenaran agar isi faktur sesuai pada keadaan sebenarnya.

4. Faktur Pajak Gabungan

Tipe keempat ini adalah faktur pajak gabungan, yang dapat dibuat oleh PKP atas seluruh penyerahan, yang dilaksanakan kepada pembeli. Baik barang kena pajak, jasa kena pajak yang sama di satu bulan kalender.

5. Faktur Pajak Digunggung

Untuk jenis kali ini merupakan faktur pajak, yang tidak PKP isi menggunakan identitas pembeli. Baik nama serta tandatangan penjual hanya diperbolehkan dibuat oleh PKP Pedagang Eceran.

6. Faktur Pajak Cacat

Untuk faktur pajak ini berorientasi pada faktur pajak, yang tidak diisi secara lengkap, benar atau jelas. Bahkan faktur pajaknya tidak mencantumkan tandatangan. Dimana hal tersebut tentunya juga termasuk salah satu kesalahan, yang menunjukkan bahwa faktur tersebut cacat.

Kategori faktur pajak cacat berikutnya juga berfokus pada kesalahan di pengisian kode serta nomor serinya. Dalam hal ini faktur pajak cacat wajib dibuat pergantian melalui faktur pengganti.

7. Faktur Pajak Batal

Terakhir adalah faktur pajak batal karena terjadi pembatalan transaksi. Umumnya pembatalan tersebut perlu dilakukan ketika terdapat kesalahan dalam pengisian NPWP di dalam faktur pajak.

Itulah tadi beberapa faktur pajak yang bisa Anda ketahui secara lengkap. Pastinya sebagai PKP Anda wajib mengetahui jensi-jenis  faktur pajak tersebut, untuk memudahkan dalam mengeluarkan faktur secara tepat ketika transaksi berlangsung.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Tips Memilih Konsultan Pajak

Tips Memilih Konsultan Pajak

Sumber foto : Konsultanpajak.co.id

Melihat dari banyaknya jenis serta fungsi faktur pajak tentunya sebagai PKP mempunyai tanggung jawab cukup besar. Maka dari itu pelaksanaan penerbitan faktur pajak perlu dilakukan secara tepat. Sehingga nantinya tidak akan ada kesalahan yang menyebabkan beberapa permasalahan pajak lainnya.

Sebagai PKP nantinya ada beberapa aktivitas lain lagi yang perlu dilakukan terkait faktur pajak tersebut. Hal ini berkaitan dengan penyetoran, pelaporan serta pembayaran pajak kepada negara. Sehingga ada banyak tuntutan yang harus Anda lakukan sebagai PKP.

Namun jika Anda mempunyai banyak kesibukan tentunya bisa menggunakan jasa konsultan pajak. Pihaknya adalah tenaga ahli perpajakan, yang siap membantu Anda dalam menyiapkan berbagai kebutuhan pajak secara lengkap. Sehingga nantinya Anda tidak perlu lagi pusing menyelesaikan urusan pajak lagi.

Tentunya kehadiran jasa konsultan pajak di Indonesia memberikan lebih banyak keuntungan bagi wajib pajak. Dalam hal ini banyak sekali wajib pajak yang terbantu dalam berbagai proses perpajakan secara menyeluruh.

Baca Juga : Berapa Kode Faktur Pajak 010? Ini Jenis Nomor Serinya

Tentunya menggunakan jasa konsultan pajak bagi PKP akan meringankan beban pajak secara menyeluruh. Sehingga nantinya Anda dapat fokus pada aktivitas bisnis sekaligus pengembangannya agar memiliki skala lebih besar. Namun sebelum itu pastikan Anda mengetahui tips pemilihan jasa konsultan pajak di bawah ini:

1. Keahlian

Tips pertama yang pelu Anda perhatikan adalah memilih jasa konsultan pajak, yang mempunyai keahlian pajak. Hal ini menjadi salah satu langkah penting yang perlu Anda ketahui ketika memilih jasa konsultan pajak.

Pastikan bahwa jasa tersebut memiliki keahlian serta pengalaman relevan dengan kebutuhan Anda. Contohnya ketika pihaknya terbiasa menyelesaikan persoalan pajak seputar bisnis maka bisa menjadi pilihan tepat bagi PKP seperti Anda.

Tentunya sebagai penyedia jasa keahlian menjadi aspek penting dalam menjalankan profesinya. Untuk memastikan keahlian jasa konsultan pajak Anda bisa mengetahuinya lewat sertifikat konsultan pajak.

Proconsult

2. Izin Praktik

Selanjutnya adalah mengetahui izin praktik konsultan pajak, yang menjadi salah satu syarat utama profesi tersebut. izin praktik ini membuktikan legalitas usahanya dalam membuka usaha. bahkan izin praktik ini juga dikeluarkan langsung oleh DJP sehingga terbukti keakuratannya.

3. Biaya

Terakhir pastikan Anda memperhatikan berapa biaya jasa layanan konsultan pajak tersebut sebelum menggunakannya. Tentunya poin ini sangat penting agar nantinya pemakaiaan jasanya bisa berjalan lancar. Oleh sebab itu pastikan untuk menggunakan jasa terbaik dengan biaya sesuai kemampuan finansial masing-masing.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Kesimpulan

Itulah beberapa fungsi faktur pajak yang penting diketahui. Berdasarkan penjelasan diatas pastinya saat ini Anda sudah memahami istilah faktur pajak secara lengkap. Hal tersebut merupakan dokumen penting dalam bidang perpajakan, yang menunjukkan bukti transaksi bisnis atau transaksi perpajakan.

Umumnya faktur paak dapat disebut sebagai bukti pemungutan pajak dari PKP atau Pengusaha Kena Pajak. dimana pihaknya melakukan aktivitas penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP) serta Barang Kena Pajak (BKP).

Tentunya keberadaan faktur pajak tersebut sangatlah penting. Bahkan disetiap jenis-jenis PKP tersebut memiliki fungsi serta perannya masing-masing, yang perlu diketahui oleh masyarakat.

Dalam hal ini faktur pajak juga erat kaitannya dengan pelaksanaan kewajiban serta tanggung jawab perpajakan di Indonesia. Bagi Anda PKP yang kesulitan melaksanakan kewajiban pajak tersebut tentunya bisa menyerahkan semuanya kepada jasa konsultan pajak di Proconsult.id.

Kami merupakan penyedia tenaga jasa profesional, yang siap membantu menyelesaikan berbagai kebutuhan pajak di masyarakat. Kami juga mempunyai banyak sekali tenaga profesional yang mempunyai sertifikasi terjamin dan siap membantu berbagai kebutuhan masyarakat.

Jasa konsultan pajak dari Proconsult.id tentunya sudah lama hadir dan dipercaya oleh seluruh masyarakat Indonesia dalam menyelesaikan berbagai masalah pajaknya. Selain menyediakan layanan pajak secara lengkap tentunya kami juga mempunyai ketersediaan tarif yang cukup terjangkau. Sehingga pastikan untuk menyerahkan semua urusan pajak Anda bersama Proconsult.id sekarang juga!

Proconsult