Perencanaan Pajak Adalah

Tahapan Perencanaan Pajak Sesuai Aturan yang Berlaku

Perencanaan pajak adalah salah satu hal dasar nan paling penting yang harus dilakukan oleh suatu perusahaan, baik itu perusahaan perorangan maupun perseroan terbatas. Sebab, fungsi pajak dalam sebuah perusahaan adalah sebagai biaya atau beban yang bakal mengurangi laba bersih secara keseluruhan. Dengan melakukan perencanaan yang tepat, perusahaan bisa terjauh dari berbagai risiko ketidakpatuhan penyebab utang pajak tak terduga. Lalu, bagaimana sih prosedur perencanaan pajak yang baik dan benar?

Tujuan Perencanaan Pajak

Perencanaan Pajak

Secara garis besar, perencanaan pajak (tax planning) adalah sebuah upaya untuk meminimalkan beban pajak yang perlu dibayarkan pada negara agar jumlahnya tidak melebihi nominal yang seharusnya. Dalam hal ini, segala praktik pengurangan beban yang dimasukkan dalam rencana pajak harus tetap mematuhi peraturan perpajakan yang berlaku.

Tujuan utama dilakukannya perencanaan pajak adalah:

  1. Memperhitungkan sekaligus mempersiapkan pembayaran pajak sebagaimana peraturan berlaku supaya tidak timbul denda atau sanksi yang dimungkinkan bakal memperbesar pengeluaran pajak.
  2. Memperkecil pengeluaran suatu usaha dalam anggaran pajak.
  3. Tidak diperuntukkan untuk mengelak dari kewajiban membayar pajak, namun lebih mengarah agar biaya pajak yang dikeluarkan tidak melebihi jumlah yang seharusnya.

Syarat Umum Menjalankan Tax Planning

Terdapat beberapa syarat umum yang harus Anda penuhi apabila berniat untuk menjalankan tax planning, diantaranya adalah:

  1. Tidak melanggar aturan perpajakan yang berlaku.
  2. Tidak memalsukan bukti-bukti yang dapat mendukung atau data-data lain yang diperlukan untuk membayar pajak.
  3. Secara bisnis, penyusunan tax planning harus masuk akal. Sebab jika tidak, maka pengenaan tax planning justru akan melemahkan perencanaan itu sendiri.

Tahapan Melakukan Tax Planning

Perencanaan Pajak

Agar dapat meraih hasil yang lebih optimal. Perencanaan perpajakan harus dilakukan secara runtut dan benar. Lebih lanjut, berikut merupakan beberapa tahapan yang harus Anda lalui untuk melaksanakan tax planning.

  1. Menganalisis Informasi

Mempertimbangkan poin yang berbeda dari pajak yang terlibat pada suatu proyek sekaligus menghitung dan menganalisisnya seakurat mungkin bisa mengurangi beban pajak yang harus wajib pajak tanggung. Hal ini bisa dilakukan dengan cara mempertimbangkan tiap-tiap elemen dari pajak, entah secara individual maupun secara total pajak yang perlu dirumuskan sebagai bagian dari perencanaan pajak yang efisien.

  1. Membuat Satu atau Lebih Model Rencana Pajak

Cobalah untuk menyeleksi bentuk transaksi operasi atau hubungan internasional. Hampir seluruh sistem perpajakan internasional yang ada, setidaknya ada 2 negara yang ditentukan lebih dulu. Jika ditengok dari sudut pandang dunia pajak, maka proses perencanaan tidak dapat berada di luar tahapan pemilihan operasi, transaksi, sera hubungan yang paling menguntungkan.

  1. Melakukan Evaluasi Atas Perencanaan Pajak

Perencanaan perpajakan sebagai salah satu implikasi rencana pegembangan adalah bagian kecil dari rentetan manajemen strategis perusahaan. Oleh sebab tu, diperlukan evaluasi guna melihat sejauh mana efektivitas hasil pelaksanaan dari rencana pajak terhadap perbedaan laba kotor, beban pajak, dan juga pengeluaran di luar pajak atas berbagai alternatif perencanaan.

  1. Mencari Kelemahan Tax Planning dan Memperbaikinya

Agar dapat mengungkapkan hasil suatu tax planning bagus atau tidak, sebuah perusahaan harus melewati tahap evaluasi dari berbagai rencana yang dibuatnya. Ragam tindakan perubahan rencana harus tetap dijalankan meski dibutuhkan penambahan biaya atau potensi keberhasilannya kecil.

  1. Memutakhirkan Rencana Pajak

Walaupun sebuah rencana pajak sudah diterapkan dan proyek usaha juga sudah berjalan, pengusaha harus tetap memperhitungkan setiap perubahan yang terjadi, tak peduli apakah itu perubahan kecil maupun signifikan. Entah perubahan tersebut berasal dari undang-undang yang berlaku maupun pelaksanaannya sesuai dengan negara dimana aktivitas itu dilakukan yang bisa berdampak pada komponen suatu perjanjian.

Skema Tax Planning atau Perencanaan Pajak 

Secara umum, terdapat 5 strategi yang bisa dilakukan dalam pembuatan perencanaan pajak. Skema perencanaan pajak adalah sebagai berikut:

  1. Tax Avoidance

Tindak penghindaran pajak atau yang juga akrab disebut tax avoidance adalah upaya perusahaan untuk menghindari pengenaan pajak lewat transaksi yang bukan merupakan objek pajak berdasarkan aturan perundang-undangan. Semisal saja, perusahaan A yang bergerak di bidang layanan publik mengubah tunjangan karyawannya dari yang sebelumnya uang tunai menjadi natura. 

Mengingat natura sendiri bukan termasuk objek pajak berdasarkan PPh21. Nah, tindakan ini umumnya dilakukan oleh perusahaan yang masih kerap mengalami kerugian dalam pengelolaannya.

  1. Tax Saving

Tax saving adalah usaha efisiensi beban pajak dengan cara memilih alternatif pengenaan pajak sesuai tarif yang lebih rendah. Sebagai contoh, perusahaan B melakukan sejumlah perubahan aturan dari yang sebelumnya memberikan natura untuk para karyawan, berubah menjadi tunjangan berbentuk uang tunai.

  1. Pengoptimalan Kredit Pajak yang Dikenakan

Sebagian besar wajib pajak berupa badan kurang memahami bahwa mereka bisa mengkreditkan pajaknya yang telah dipotong, dengan syarat tidak menyimpang dari peraturan perundang-undangan. Sebagai ilustrasi, Pajak Penghasilan (PPh) 22 terkait pembelian solat atau impor, pajak fiskal luar negeri atas perjalanan dinas pegawai, atau PPh 23 terkait penghasilan jasa atau sewa.

  1. Menunda Pembayaran Kewajiban Pajak

Sebagai wajib pajak, perusahaan bisa menunda pembayaran PPN dengan cara menunda penerbitan faktur pajak keluaran sampai tenggat waktu yang diperkenankan, terutama untuk penjualan kredit. PPN sendiri bisa dibayarkan di akhir bulan berikutnya usai bulan penyerahan barang yang dikenai pajak.

  1. Menghindari Pelanggaran Atas Peraturan Perpajakan

Wajib pajak badan perlu memahami, juga menguasai, peraturan pajak yang berlaku supaya usahanya terhindari dari risiko sanksi perpajakan berupa sanksi administrasi, seperti halnya kenaikan pajak, sanksi pidana, bunga, atau denda.

Jenis-Jenis Tax Planning

Perencanaan Pajak Proconsult

Bila Anda lihat dari jenisnya, perencanaan pajak bisa dibagi menjadi 2 bagian, yaitu:

  1. National Tax Planning

Pada praktiknya, national tax planning berpedoman pada Undang-Undang domestik yang berlaku. Sekilas, jenis perencanaan pajak ini dapat dilakukan wajib pajak badan yang hanya memegang usaha di Indonesia saja atau melangsungkan transaksi dengan wajib pajak lain di dalam negeri saja.

  1. International Tax

Berbeda halnya dengan national tax planning, international planning umumnya dilakukan oleh wajib pajak badan yang mempunyai aktivitas usaha di dalam dan luar negeri. Tax planning satu ini diperlukan apabila wajib pajak melakukan transaksi bukan hanya dengan wajib pajak lain di dalam negeri saja. Namun juga PKP yang berada di luar negeri.

Tak hanya memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, wajib pajak yang terlibat dalam international tax harus memperhatikan peraturan atau perjanjian pajak (tax treaty) lain dari negara-negara yang turut terlibat dalam aktivitas usaha.

Berdasarkan informasi di atas, bisa disimpulkan bahwa perencanaan pajak adalah salah satu komponen manajemen strategis yang amat penting dalam menunjang jalannya perusahaan. Sebagaimana disebutkan sebelumnya, saat suatu usaha memiliki perencanaan pajak yang matang, biaya pajak yang notabene mengurangi laba kotor bakal terminimalisir. Akibatnya, profit yang diterima perusahaan akan menjadi lebih besar. 

Sebaliknya, saat perencanaan pajak cenderung asal-asalan, kemungkinan besar kinerja perusahaan akan terdampak. Alih-alih memperoleh laba yang lebih tinggi, perusahaan dimungkinkan harus menutup lapaknya akibat sanksi pajak. Agar urusan pajak perusahaan bisa berjalan lancar, percayakan konsultasi pajak tersebut pada Proconsult.id. 

Jasa konsultasi pajak di Surabaya ini bisa memberikan advice perpajakan terbaik untuk Anda. Tidak hanya itu, persoalan seputar konsultasi bisnis, software IT, juga bisa Anda percayakan bersama Proconsult. Jadi, segera kunjungi https://proconsult.id/ sekarang juga untuk penawaran terbaik dari kami!