Tahapan Programmer dalam membuat Software Akuntansi

Seorang programmer software akuntansi tidak akan berani untuk membuat software asal-asalan saja. Hal ini bukan saja akan merugikan dirinya sendiri, tetapi juga akan menjadi bumerang bagi programmer itu kelak.

Bagi seorang programmer yang sejak awal berniat membuat software keuangan tentu saja akan berdiskusi dan mempelajarinya terlebih dahulu supaya software bisa berjalan:

Pertama programer tersebut akan berkonsultasi terlebih dahulu kepada seorang profesional

Programmer akan berkonsultasi terlebih dahulu kepada seorang akuntan, seorang manajer akunting, staff akunting, bahkan seorang akuntan publik. Untuk meminta saran atau bahkan yang bisa mengarahkan tentang bagaimana seorang programer dalam membuat software akuntansi. Tentang segala hal yang berhubungan dengan akuntansi, tentang bagaimana alur/siklus akuntansi berlangsung, tentang bagaimana urut-urutan bidang keilmuan akuntansi. Tanpa campur tangan seorang akuntan profesional, sangat mustahil bagi seorang programer IT untuk membuat software akuntansi.

Kedua, seorang programmer berusaha untuk mempelajari disiplin keilmuan akuntansi

Seorang programer yang sejak awal sangat berniat ingin membuat program akuntansi yang akan dijual kepada para pengusaha, maka dia akan berusaha untuk mempelajari disiplin keilmuan akuntansi. Agar mengetahui bagaimana dasar dasar dalam pengaplikasian ilmu akuntansi ke dalam sebuah program akuntansi keuangan.

Program/software atau perangkat komputer lunak akuntansi yang satu ini memang sedikit berbeda, tidak sama seperti software-software lain seperti software music, software video, software terjemahan, software convert dan masih banyak lagi software lain yang bisa dibuat dengan cepat serta dalam kurun waktu yang relatif lebih singkat.

Membuat software yang berhubungan dengan bidang keilmuan akuntansi terbilang rumit. Karena bukan hanya membutuhkan kemampuan untuk membuat aplikasi biasa, namun juga harus mampu untuk menyesuaikan dengan bidang keilmuan akuntansi.

Ketiga, seorang programer akan menggaet/menggandeng seorang praktisi akuntan

Kemungkinan terakhir bahwa seorang programer akan menggaet/menggandeng seorang praktisi akuntan untuk diajak bekerja sama (partnership) dalam mewujudkan untuk membuat software akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan para pengusaha saat ini. Programmer dan ahli akuntansi bisa bermitra dalam pembuatan software akunting.

Persekutuan antara dua orang yang berbeda profesi dari seorang programer yang memiliki basic IT/programing dan seorang berprofesi sebagai seorang praktisi akuntan dalam menciptakan satu gabungan produk perangkat lunak komputer yang akan menjadi hal yang luar biasa, oleh sebab itu hasil produk software akuntansi tersebut bisa diprediksi akan banyak laku di pasaran.

Software akuntansi yang baik sebenarnya harus berpatokan kepada bidang keilmuan akuntansi. Bukan malah sebaliknya bidang keilmuan akuntansi yang harus mengikuti alur dari program. Bukan hanya mengandalkan kemampuan penghitungan yang matang, tetapi juga membutuhkan kemampuan analisa, kemampuan logika, tingkat ketelitian yang tinggi dan kemampuan-kemampuan pendukung lainnya.

Seorang programmer harus paham terlebih dahulu bagaimana seluk beluk dari akuntansi sebelum merencankan untuk membuat software akuntansi. Oleh sebab itu seorang programmer software akuntansi akan belajar tentang bagaimana flow akuntansi berjalan terlebih dahulu. Baru setelah paham betul dengan keilmuan akuntansi, barulah programer tersebut akan dapat mengaplikasikannya kedalam software akuntansi yang akan dibuat.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Aplikasi atau Software Akuntansi dapat Menghubungi Kami:

Proconsult

WhatsApp: 081350882882
Email : admin@proconsult.id