PPN Jasa Ekspedisi Terbaru 2024

Pernahkah Anda mendengar istilah pajak PPn jasa ekspedisi? Tentunya pembahasan ini belum cukup familiar dikalangan masyarakat umum. Namun pastinya masyarakat sudah tidak asing dengan kehadiran jasa ekspedisi di Indonesia.

Proconsult

Dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari masyarakat tidak dapat terpisahkan dari jasa ekspedisi. Sehingga sudah pasti banyak masyarakat yang mengetahuinya. Sedangkan PPn jasa ekspedisi ini nantinya adalah perpajakan dari layanan jasa tersebut.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Tentunya membahas  jasa ekspedisi perlu Anda lakukan secara bertahap. Oleh sebab itu di bawah ini kami telah menyediakan informasi lengkap terkait PPn jasa ekspedisi. Berikut adalah definisi dan penjelasan aturan PPn ekspedisi terbaru 2024 secara lengkap:

Pengertian

Apa Itu PPN Jasa Ekspedisi?

Sumber foto : Haloblitar.com

Saat ini semua aktivitas manusia sudah bisa berjalan secara lebih mudah. Sekarang tersedia beragam penyedia jasa, yang menunjang kebutuhan manusia dalam melakukan berbagai aktivitasnya. Salah satunya adalah jasa ekspedisi yang sangat familiar di kalangan masyarakat Indonesia.

Bagi Anda yang sering melakukan pengiriman barang atau belanja online tentunya sudah tidak asing dengan jasa tersebut. Melalui jasa ini Anda bisa melakukan pengiriman barang ke berbagai wilayah secara mudah. Bahkan layanannya juga mendukung pengiriman barang ke beberapa negara di dunia.

Selanjutnya bagi Anda yang membutuhkan barang tertentu dari platform belanja tentunya juga sering menggunakan jasa tersebut. nantinya proses pengiriman barang dari toko online ke lokasi tujuan juga menggunakan jasa ekspedisi. Sehingga umumnya Anda sudah cukup akrab dengan layanan pengiriman tersebut.

Umumnya jasa ekspedisi adalah sebuah aktivitas usaha, yang dilakukan oleh perusahaan dalam ruang lingkup kerja pengiriman logistik. Bisa juga pengiriman barang retail. Yang membutuhkan proses pendistribusian barang  melalui darat, laut maupun udara.

Di Indonesia sendiri kehadiran jasa ekspedisi sudah cukup familiar diantara masyarakat. Tentunya keberadaan jasa tersebut akan membantu masyarakat, untu melakukan beragam transaksi online dan pengiriman secara mudah dan cepat.

Sementara itu dalam pelaksanaan aktivitas usaha dari jasa ekspedisi tentunya juga mengenakan harga tertentu. Biasanya harga tersebut akan diberikan sesuai jarak tempuh yang dibutuhkan dalam proses pengiriman.

Baca Juga : Berapa Pajak iPhone 11 di Indonesia? Ini Jawabannya

Selanjutnya ongkos pengiriman juga menyesuaikan berat barang yang ingin Anda kirimkan. Oleh sebab itu ketika semakin berat dan besar volume barangnya, maka ongkos pengiriman akan semakin mahal.

Sebagai sebuah aktivitas usaha yang memiliki nilai transaksi serta keuntungan, maka usaha ini juga bisa dikenakan pungutan pajak. Seperti yang Anda ketahui bahwa di Indonesia berbagai macam aktivitas usaha tidak akan lepas dari pengenaan pajak.

Pajak adalah sebuah pungutan wajib, yang perlu dilakukan oleh semua masyarakat di Indonesia. Umumnya setiap individu perorangan maupun yang menjalankan usaha mempunyai kewajiban pembayaran pajak. Hanya saja bentuk kewajibannya bisa saja berbeda tergantung kondisi masing-masing.

Dari sini Anda bisa memahami bahwa nantinya jasa ekspedisi tersebut juga akan memiliki kewajiban pembayaran pajak. Salah satu kewajiban pajak dari jasa ekspedisi tersebut adalah PPn. Lantas apakah yang dimaksud dengan PPn jasa ekspedisi?

PPN Jasa Ekspedisi adalah sebuah pungutan pajak pertambahan nilai, yang ditekankan kepada penyedia jasa ekspedisi. Dimana nantinya pengenaan atau perlakukan kepada PPn dari penyerahan JKP lain akan berbeda antara ekspedia dan jasa lain.

Pengenaan PPn untuk jasa ekspedisi nantinya akan memiliki metode sekaligus cara perhitungan berbeda. Sehingga Anda perlu memahami bagaimana mekanisme perpajakannya secara lengkap.

Dari sini bisa Anda ketahui pengertian PPN Jasa Ekspedisi sebagai pungutan pajak PPn, yang dibebenakan kepada pelaku usaha jasa pengiriman barang (ekspedisi). Dalam prosesnya untuk perhitungan PPn jasa ekspedisi akan memakai nilai lain, yang menjadi dasar pengenaan pajak.

Sementara itu untuk perhitungan nilai lain pada ruang lingkup pajak ini akan menjadi perhitungan, untuk PPn jasa ekspedisi identifikasi terhadap DPP yang dipakai pada setiap transaksi khusus. Secara langsung hal ini juga diutamakan kepada kualifikasi yang ada di luar DPP PPn pada umumnya.

Dasar Hukum

Proconsult

Dalam mendalami aturan dan ketentuan perpajakan tentu Anda perlu memahami dasar hukumnya. Disini dasar hukum pajak ekspedisi juga menjadi acuan serta landasan umum, untuk memahami bagiaman pelaksanaan pajak tersebut harus dilakukan.

Sebelumnya Anda juga sudah mengetahui bahwa jasa ekspedisi, yang termasuk pengiriman paket, pengiriman barang dan cargo termasuk jenis usaha yang bisa dikenakan pungutan PPn Dimana untuk jasa pengiriman barang sendiri adalah sebuah proses, yang memungkinkan terjadinya pemindahan barang dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Dalam jasa pengiriman terdapat beberapa aktivitas, yang perlu Anda ketahui, yaitu:

  1. Transaksi jual beli terhadap barang.
  2. Terdapatnya kebutuhan barang dalam satu wilayah.
  3. Dilakukan sebagai alat pengisian kebutuhan stok, yang dimiliki pihak lain.

Sementar itu disini terdapat dasar hukum, yang menjadi landasan pelaksanaan pungutan PPn pada jasa tersebutr. Berikut adalah dasar hukumnya, yaitu:

  1. PMK Tahun 2022 No. 71 PMK.03 yang mengatur tentang DPP pada jasa pengiriman barang.
  2. Keputusan dari Menteri Keuangan Tahun 2000 No. 567 pada KMK.04 mengenai nilai lain, yang ditentukan sebagai DPP yang sebelumnya sudah dibuat pada Kepmenkeu Tahun 2002 No. 251 KMK.03.
  3. UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan terkait tarif jasa pengiriman barang.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Tarif PPN Jasa Ekspedisi 2024

Tarif PPN Jasa Ekspedisi 2024

Sumber foto : Bareksa.com

Dalam melaksanakan kepatuhan perpajakan tentunya wajib pajak perlu memahami banyak hal di bidang ini. Salah satunya terkait pelaksanaan, perhitungan, pelaporan serta tarifk untuk membantu Anda melakukan pembayaran kewajiban pajak secara baik.

Tentu saja pengenaan tarif pada jasa ekspedisi akan berbeda dari rangkaian kewajiban pajak lainnya. Sehingga sebagai wajib pajak Anda perlu memahami mekanisme perpajakannya secara menyeluruh.

Aturan pajak yang ada di Indonesia cenderung mengalami perubahan. Sehingga dari sini Anda perlu update terkait informasi perpajakannya secara baik. Sementara itu pengenaan tarif dari pajak tersebut juga cenderung berbeda dari tahun lainnya.

Mengawali tahun 2024 ini anda juga perlu mengetahui berapa sih tarif PPn untuk jasa ekspedisi sekarang? Sehingga nantinya dalam melaksanakan aktivitas usaha dapat sesuai pada regulasi perpajakan yang ada.

Sebelumnya perlu Anda ketahui bahwa dalam melaksanakan aktivitas usahanya, maka jasa ekspedisi mempunyai beberapa metode dalam bekerja. Berikut ini metode pelaksanaan aktivitas kerja dari jasa ekspedisi, yaitu:

  • Melakukan proses pemindahan barang memakai tenaga manusia.
  • Melakukan pemindahan menggunakan alat atau teknologi yang dibuat oleh manusia. Dimana untuk moda pemindahan barangnya sendiri bisa via darat, udara atau laut.

Sehingga dari 2 ciri jasa ekspedisi tersebut Anda dapat memahami bagaimana jasa tersebut dapat bekerja. Sementara itu menurut UU HPP tarif pajak untuk PPn adalah senilai 11%. Namun bagi jasa ekspedisi secara khusus terdapat pengenaan tarif berbeda senilai 1,1%.

Perlu Anda ketahui juga bahwa pengenaan tarif PPn jasa ekspedisi 2024 ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Sebelumnya pengenaan tarif terhadap jasa ekspedisi mengacu pada PMK Tahun 2015 No. 121 PMK.03.

Baca Juga : Prosedur dan Syarat Restitusi PPN Terbaru yang Harus Dilengkapi

Secara langsung melalui aturan tahun 2015 ini terdapat ketentuan terkait jenis transaksi, yang dapat memakai nilai lain untuk penentuan DPP. Sementara berlandaskan pada aturan PMK tahun 2015 ini ditetapkan tarif PPn untuk jasa ekpedisi adalah senilai 1%.

Pengenaan tarif ini nantinya akan sama pada PPn jasa biro biro perjalanan atau wisata. Sementara untuk jasa pengurusan transportasi juga dikenakan tarif PPn tersebut.

Namun saat ini di tahun 2024 Anda perlu menekankan tarif berbeda, yang mengalami kenaikan senilai 0,1%. Sehingga saat ini tarif untuk pungutan PPn jasa ekspedisi adalah senilai 1,1%.

Pengenaan nilai tarif senilai 1,1% tersebut akan ditetapkan dari nilai kontrak. Sehingga PPn 11% x DPP = 11% dari nilai kontrak). Tentu saja hal ini akan berbeda dengan pengenaan pajak di jasa lainnya. Dimana jasa lain akan menggunakan DPP yang umumnya berlaku 100% atas nilai tagihan.

Sementara untuk DPP jasa pengiriman barang nantinya akan memakai nilai lain, yang datura dalam PMK Tahun 2022 No. 71/PMK.03. Sehingga kesimpulan perhitungan untuk tarif pajak PPN kepada jasa ekspedisi adalah senilai 1,1%.

Nantinya juga terdapat ketentuan terkait pajak masukan, yang berkaitan padas penyerahan jasa dari pengusaha paket. Dimana prosesnya tidak bisa dikreditkan sesuai aturan dalam KMK Tahun 200 pasal 1 dan pasal 2.

Dalam hal ini untuk pajak masukan sendiri terkait penyerahan jasa dalam pengiriman barang tidak bisa dilakiukan pengkreditan. Salah  satu alasannya karena nilai lain sudah masuk dalam perhitungan pajak masukan terhadap perolehan JKP atau BKP untuk usaha pengiriman paket.

Cara Menghitung

Proconsult

Dalam memahami informasi yang baru Anda dapatkan dari sini, maka Anda perlu memahami bagaimana mekanisme perhitungannya. Mengetahui cara perhitungan pajak akan membantu Anda, untuk mengetahui bagaimana proses penempatan tarifs terbaru ini.

Tentunya untuk membantu Anda dalam mengetahui cara perhitungan dari PPn jasa ekspedisi, maka kami sudah menyediakan contoh kasusnya. Disini Anda bisa mempelajari contoh kasus serta perhitungannya secara lebih sederhana. Berikut adalah penjelasannya secara lengkap, yaitu:

Contoh Kasus PPN Jasa Ekspedisi

Terdapat perusahaan yang bergerak di bidang pengiriman barang. Disini terdapat permintaan untuk mengirim mesin diesel senilai Rp. 2,3 milyar dari Surabaya ke Makassar. Sedangkan untuk biaya pengirimannya adalah senilai Rp. 25.500.000.

Dari persolaan ini pemilik genset meminta kepada jasa pengiriman, untuk menambahkan PPn senilai 10% serta PPh 2%. Sehingga dari sini harga yang perusahaan pengiriman berikan setelah dikurangi 2 pajak tersebut senilai Rp. 27.540.00.

Setelah melihat mekanisme dan ketentuan PPn jasa ekspedisi diatas, maka sudah tepatkah perhitungannya?

Untuk menjawab pertanyaan ini Anda bisa memahami bahwa jasa ekspedisi dikenakan PPn sebesar 1.1% dari nilai kontrak. Sehingga  perhitungan pada pengenaan PPn tarif efektif senilai 1,1% tersebut adalah sebagai berikut:

= 1,1% x Rp. 25.500.000 = Rp. 280.500

Sehingga harga yang diperoleh setelah PPn adalah senilai Rp. 25.780.000. Hal ini diperoleh dari Rp. 25.500.000 + Rp. 280.5000.

Selanjutnya harga setelah dilakukan pengurangan pada PPh menjadi Rp. 24.990.00. Hal ini didapatkan dari Rp. 25.780.000 – Rp. 790.500. Dimana nilai tarif Rp. 790.000 didapatkan karena tarif PPh adalah 2%.

Sehingga dari sini bisa Anda simpulkan bahwa jumlah pengiriman yang harus dibayar termasuk pajak adalah Rp. 27.540.000. Hal tersbeut karena PPn yang dibebankan pada tahun 2024 ini senilai 1.1% dan bukannya 11%.

Setelah memahami mekanisme, tarif serta cara perhitungan ini tentunya Anda bisa memahami tentang proses pajak PPn dari jasa ekspedisi. Umumnya hal ini akan membantu Anda dalam menyelesaikan rangkaian aktivitas PPn jasa ekspedisi secara lebih mudah dan tepat.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Tips Memilih Konsultan Pajak Online

Tips Memilih Konsultan Pajak Online

Sumber foto : Smartconsultant.co.id

Penggunaan jasa konsultan dalam menyelesaikan beragam kebutuhan pajak memang sudah banyak digunakan. saat ini wajib pajak merasa bahwa pemakaian jasa konsultan pajak akan jauh lebih praktis dan fleksibel.

Masyarakat sebagai wajib pajak tentunya juga menyadari bahwa pelaksanaan pajak membutuhkan pemahaman yang kompleks. Terlebih adanya perubahan aturan, mekanisme dan tarif setiap tahunnya cenderung memberikan kesulitan kepada wajib pajak.

Dalam hal ini masyarakat sebagai wajib pajak tentunya juga memiliki kesibukan tersendiri. Sehingga sangat sulit untuk melaksanakan kepatuhan pajak ditengah kesibukan sehari-harinya. Maka dari itu masyarakat menilai bahwa pemakaian jasa konsultan pajak cenderung lebih praktis dan mudah.

Baca Juga : Berapa Denda Telat Lapor PPN? Ini Jawabannya

Saat ini ada banyak sekali jasa konsultan pajak, yang bisa digunakan oleh wajib pajak. Sehingga peluang masyarakat untuk menyelesaikan kepatuhan pajak secara tepat sangat banyak. Namun sebelum menggunakan jasa tersebut pastikan Anda menerapkan tips pemilihannya di bawah ini:

1. Menyesuaikan Kebutuhan

Pertama pastikan untuk memilih jasa konsultan pajak sesuai kebutuhan masing-masing. sehingga Anda perlu memahami apa permasalahan pajak yang dimiliki. Disini nantinya Anda dapat memamai masalah pajak, untuk menentukan layanan perpajakan.

2. Kepemilikan Sertifikat

Berikutnya jangan lupa untuk memilih konsultan pajak, yang memiliki sertifikat terpercaya. Sebelumnya pastikan juga bahwa jenis sertifikat konsultan pajak ini sesuai pada kebutuhan perpajakan Anda. Dari sini Anda nantinya dapat memperoleh jasa perpajakan yang tepat sasaran.

3. Izin Praktik

Proconsult

Salah satu faktor utama yang bisa membantu Anda dalam menemukan jasa terpercaya bisa dilihat dari izin praktiknya. Hal ini merupakan dokumen resmi perpajakan, yang dimiliki oleh tenaga konsultan pajak. Dokumennya membuktikan legalitas usaha dan diberikan langsung oleh Direktorat Jenderal Pajak.

4. Biaya

Sekarang ada banyak sekali jasa konsultan pajak yang ada di masyarakat. tentunya hal ini akan membantu Anda untuk mendapatkan variasi pemilihan jasa sesuai kemampuan. Setiap jasa pastinya memiliki standar tarif berbeda-beda, yang nantinya anda bisa memilih jasa dengan tarif sesuai kemampuan.

5. Track Record

Jangan lupa untuk mencari konsultan pajak yang mempunyai track record terpercaya sebagai penyedia jasa. Informasi ini bisa Anda temukan secara mudah dengan menggali informasi terkait jasa tersebut. Anda dapat mencari informasi di sosial media, internet maupun wawancara dengan client sebelumnya.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Kesimpulan

Jadi dari sini dapat Anda ketahui bahwa PPN jasa ekspedisi adalah kewajiban pembayaran pajak PPn, yang dimiliki oleh jasa ekspedisi. Dimana jasa tersebut juga bisa disebut sebagai jasa pengiriman barang dalam bentuk cargo atau paket.

Umumnya jasa pengiriman barang tersebut adalah salah satu jenis usaha, yang dikenakan PPn. Dimana pengenaan tarifnya sendiri biasanya akan berbeda-beda sesuai nilai barang yang dimiliki konsumen. Nantinya sesuai dengan pengenaan PPn pada umumnya hal ini akan menjadi tanggung jawab dari masyarakat.

Sebagai pihak pemungut dan pemotong PPn jasa ekspedisi juga wajib mengetahui regulasi perpajakan yang ada. Dalam hal ini pihaknya perlu mengetahui mekanisme pelaksanaan sekaligus tarif terbarunya. Sehingga nantinya Anda dapat melakukan rangkaian aktivitas pajak tersebut secara baik.

Namun sebagai penyedia jasa ekspedisi tentu ada banyak sekali aktivitas yang perlu dilakukan. Oleh sebab itu saat ini Anda dapat menyerahkan pengurusan paja tersebut kepada konsultan pajak dari Proconsult.id.

Jasa konsultan pajak Proconsult.id merupakan penyedia jasa terpercaya, yang bisa digunakan oleh semua masyarakat di Indonesia. Nantinya Anda mampu melakukan rangkaian aktivitas perpajakan secara baik dan lancar tanpa perlu merasa kesulitan.

Pastinya jasa konsultan pajak ini bisa menjadi solusi praktis, untuk membantu Anda menyelesaikan rangkaian aktivitas pajak secara mudah. Sehingga nantinya sebagai penyedia jasa Anda juga bisa fokus pada aktivitas usahanya. Oleh sebab itu pastikan menggunakan jasa konsultan pajak dari Proconsult.id sekarang!

Proconsult