Apa Itu Advokat Pajak? Ini Pengertian, Tugas, Layanan dan Biaya

Apakah Anda sudah tahu jika ternyata advokat pajak dan pengacara pajak itu berbeda? Selama ini banyak orang yang menganggap bahwa advokat dan pengacara itu merupakan dua hal yang sama. Akan tetapi, kenyataannya ternyata keduanya mengalami sedikit perbedaan, terutama pada tugasnya. Tidak terkecuali advokat dan pengacara yang mengurusi masalah di bidang pajak.

Di Indonesia sendiri jumlah advokat pajak sudah cukup banyak. Biasanya klien yang menggunakan jasanya adalah wajib pajak yang sedang menghadapi masalah perpajakan. Masalah perpajakan yang biasa ditangani oleh advokat di bidang pajak ini adalah wajib pajak membuat faktur pajak tetapi tidak sesuai dengan transaksi yang sebenarnya, wajib pajak tidak melaporkan harta kekayaan di SPT dengan benar, memalsukan faktur pajak dan sebagainya.

Masalah yang dibantu untuk diselesaikan oleh Advokat Pajak merupakan masalah tindak pidana. Dimana wajib pajak yang terbukti melakukan tindak pidana di bidang perpajakan maka akan terancam dikenakan sanksi. Oleh karena itu, supaya tidak mendapatkan sanksi perlu meminta bantuan dari jasa advokat. Namun, untuk terhindar dari ancaman hukuman harus menunjukkan bukti-bukti yang bisa meringankan hukuman.

Baca Juga : Apa Itu Kuasa Hukum Pajak? Ini Pengertian dan Tanggung Jawabnya

Apa Itu Advokat Pajak?

Apa Itu Advokat Pajak?

Sumber foto : Law-aka.com

Advokat pajak adalah seseorang yang berprofesi memberi jasa hukum di dalam maupun diluar pengadilan pajak. Jasa hukum yang diberikan oleh advokat pajak ini berupa bantuan hukum, konsultasi hukum, menjalankan kuasa dari klien, mendampingi, mewakili, membela serta melakukan berbagai hukum lainnya untuk memenuhi kepentingan hukum kliennya.

Advokat pajak ini bekerja untuk menyelesaikan tindak pidana perpajakan yang sedang dihadapi oleh para kliennya. Maka dari itu, seseorang yang berprofesi sebagai advokat di bidang pajak ini harus memiliki ilmu dan pengetahuan mumpuni tentang perpajakan. Dimana advokat ini juga harus paham tentang perpajakan yang berlaku di Indonesia.

Pengertian advokat pajak adalah seseorang yang memberi jasa hukum kepada klien untuk memberi pendampingan hukum, membela serta memastikan klien mendapatkan hak-haknya dalam menjalankan proses hukum perpajakan yang sedang dihadapi. Dalam hal ini, advokat pajak itu tidak bertugas untuk memenangkan klien dalam tindak pidana atau kasus yang sedang dihadapinya.

Pada intinya, advokat pajak ini bertugas sebagai pendamping yang melindungi hak-hak kliennya saat proses hukum sedang berlangsung. Dengan menggunakan jasanya maka Anda bisa menyelesaikan masalah tindak pidana pajak dengan baik. Anda bisa mencari informasi tentang jasa advokat di bidang pajak terbaik melalui advokat pajak online.

Pendidikan advokat pajak pada umumnya adalah lulusan S1 Ilmu Hukum profesi Advokat. Jika ingin menjadi advokat di bidang perpajakan biasanya akan mengikuti program Pendidikan Khusus Praktisi/Pengacara Pajak (PKP3) untuk mendapatkan Certified Tax Lawyer.

Dengan mengikuti program tersebut, advokat pajak menjadi lebih memahami hak maupun kewajiban pajak orang pribadi maupun badan secara tepat. Selain itu, juga bisa membantu wajib pajak melaksanakan hak dan kewajibannya termasuk pada saat menghadapi sengketa perpajakan hingga ke tingkat pengadilan pajak. 

Baca Juga : Penyelesaian Sengketa Pajak

Apa Saja Tugas Advokat Pajak?

1. Memastikan Klien Mendapatkan Hak-Haknya

Advokat pajak memiliki tugas untuk memastikan klien mendapatkan hak-haknya selama menjalankan proses hukum tindak pidana perpajakan yang dihadapi. Hak-hak klien yang dimaksud disini seperti berhak melakukan pembelaan dengan menghadirkan sanksi, mendapatkan perlindungan dari ancaman orang lain, berhak didampingi kuasa hukum satu proses hukum berlangsung dan sebagainya.

2. Mewawancarai Klien

Sebelum advokat memberikan bantuan hukum kepada kliennya maka terlebih dahulu mewawancarai klien. Advokat akan menanyakan kasus tindak pidana perpajakan apa yang sedang dihadapi, sudah sejauh mana proses hukumnya berlangsung, dan pertanyaan-pertanyaan lainnya. Setelah selesai melakukan wawancara, advokat akan menyediakan penasihat hukum ahli.

3. Menghadirkan Klien di Pengadilan Pajak

Tidak jarang orang yang sedang menghadapi kasus hukum enggan menghadiri persidangan di pengadilan. Ini dikarenakan mereka takut mendapatkan ancaman atau intimidasi dan alasan lainnya. Namun, jika menggunakan jasa advokat pajak maka advokat akan menghadirkan klien di Pengadilan supaya bisa melakukan pembelaan dengan membawa bukti-bukti.

4. Mewakili Klien di Pengadilan Pajak

Persidangan tindak pidana pajak biasanya dilakukan lebih dari satu kali. Dimana dalam persidangan yang dilakukan harus dihadiri oleh orang didakwa melakukan tindak pidana perpajakan. Namun, saat jadwal persidangan bisa saja orang tersebut sedang memiliki kepentingan lainnya sehingga tidak bisa menghadiri persidangan. Dalam hal ini, advokat pajak yang diajak kerjasama akan mewakili kliennya untuk menghadiri persidangan di pengadilan pajak.

5. Mempertanyakan Sanksi

Dalam kasus tindak pidana, biasanya pihak terdakwa diperkenankan untuk menghadirkan sanksi. Sanksi yang dihadirkan di persidangan bisa membantu Anda dalam menyelesaikan masalah ini dengan kesaksian yang dimiliki. Namun, pastikan sanksi yang dihadirkan merupakan sanksi yang benar-benar mengetahui permasalahan yang sedang dihadapi. Disini advokat pajak bertugas untuk mempertanyakan sanksi-sanksi kepada klien.

Layanan Advokat Pajak

Layanan Advokat Pajak

Sumber foto : Taxgroupcenter.com

1. Memberikan Bantuan Hukum

Beberapa tahun terakhir ini, profesi advokat bisa mendampingi wajib pajak dalam memberikan bantuan hukum yang berkaitan dengan masalah perpajakan. Sebelumnya advokat tidak diperkenankan untuk memberikan bantuan hukum dalam menyelesaikan masalah perpajakan karena bukan konsultan pajak. Namun, sekarang advokat pajak juga bisa menjadi konsultan pajak untuk mendampingi wajib pajak dalam menyelesaikan masalah perpajakannya.

2. Memberikan Konsultasi Hukum Perpajakan

Advokat pajak juga memberikan layanan berupa konsultasi hukum terkait dengan masalah tindak pidana perpajakan. Anda yang sedang menghadapi masalah hukum di bidang perpajakan bisa menggunakan jasa advokat tersebut untuk membantu dalam menyelesaikan masalah perpajakan yang sedang dihadapi.

3. Penanganan Kasus Hukum

Advokat pajak juga memberikan layanan untuk penanganan kasus hukum, terutama untuk kasus hukum yang berkaitan dengan perpajakan. Kasus hukum perpajakan harus ditangani oleh advokat yang berkompeten di bidang perpajakan sehingga menggunakan jasa advokat pajak merupakan pilihan tepat. Menggunakan jasa advokat tersebut maka kasus hukum yang sedang dialami akan diselesaikan dengan baik.

4. Pendampingan Hukum

Seseorang yang menjadi terdakwa dalam kasus hukum perpajakan berhak untuk didampingi oleh kuasa hukum. Kuasa hukum yang dimaksud disini adalah advokat pajak. Dalam proses hukum seperti proses pemeriksaan dan persidangan, terdakwa berhak untuk didampingi oleh advokat di bidang pajak. Ini dikarenakan advokat tersebut sudah menguasai masalah perpajakan.

5. Mewakili di Pengadilan

Saat klien berhalangan hadir dalam proses persidangan di Pengadilan Pajak, advokat pajak bisa mewakilinya di persidangan. Advokat yang mewakili klien di persidangan pasti sudah menguasai dan memahami kasus perpajakan yang sedang dialami klien. Jadi klien bisa percaya sepenuhnya kepada advokat pajak.

Baca Juga : Jenis Sengketa Pajak

Berapa Biaya Advokat Pajak?

Ketika Anda sedang menghadapi kasus tindak pidana perpajakan  di Pengadilan Pajak berarti membutuhkan bantuan hukum atau pendampingan hukum dari advokat pajak. Advokat tersebut juga bisa membela atau mewakili Anda saat dilaksanakan sidang di Pengadilan Pajak. Menggunakan jasa advokat pajak berarti Anda harus mengeluarkan biaya untuk membayar jasanya.

Lalu berapakah tarif advokat pajak itu? Pada dasarnya fee advokat pajak yang ada di Indonesia itu berbeda-beda. Tarif yang ditawarkan biasanya disesuaikan dengan kasus hukum perpajakan apa yang dihadapi serta lokasinya dimana. Selain itu, juga tergantung negosiasi pengguna jasa dan penyedia jasa pengacara tersebut hingga ditentukan besaran tarif yang perlu dibayarkan.

Nantinya, Anda yang menggunakan jasa advokat tersebut tidak hanya membayar jasa dari advokat saja. Tetapi jika kasus hukum perpajakan yang diselesaikan Anda menangkan berarti Anda harus membayar biaya Success Fee. Untuk nominalnya masing-masing jasa advokat mematok biaya yang berbeda-beda.

Persidangan yang dilakukan di pengadilan biasanya dilakukan lebih dari satu kali. Setiap kali advokat datang ke pengadilan untuk mendampingi atau mewakili Anda maka Anda harus memberikan uang yang akan digunakan untuk biaya transportasi. Biaya transportasi yang diberikan disesuaikan dengan jarak tempuh lokasinya. Semakin jauh lokasinya maka biaya transportasinya juga semakin besar.

Dari sini dapat diketahui jika tarif advokat  pajak itu berbeda-beda. Pertimbangan tarif yang dipatok sesuai dengan:

  • Biaya gaji para pegawai maupun staf kantor jika itu merupakan kantor advokat.
  • Biaya operasional kantor.
  • Biaya transportasi.
  • Waktu dan juga tenaga advokat.
  • Ilmu yang dimiliki advokat.
  • Pengalaman advokat.

Bagaimana Cara Memilih Advokat Pajak?

Bagaimana Cara Memilih Advokat Pajak?

Sumber foto : Fedortax.com

Jumlah Advokat Pajak di Indonesia sudah cukup banyak sehingga akan menyulitkan Anda dalam memilih satu yang terbaik. Supaya Anda tidak bingung memilih, inilah beberapa cara untuk memilih Advokat Pajak terbaik;

1. Memiliki Rekam Jejak yang Baik

Cara yang pertama yaitu Anda harus memilih advokat yang memiliki rekam jejak (track record) yang baik. Namun, perlu diketahui untuk mengetahui rekam jejak advokat bukan suatu yang mudah. Ini dikarenakan semua jasa advokat pajak selalu menonjolkan kelebihan dan prestasi yang dimilikinya. Sebisa mungkin akan menyembunyikan kekurangan yang dimiliki.

Melihat realita seperti ini maka Anda harus lebih cermat dan teliti dalam menggali rekam jejak advokat. Pastikan jasa advokat beserta tim yang akan digunakan memiliki keahlian mumpuni di bidang perpajakan. Selain itu, juga sudah membantu banyak klien menyelesaikan masalah tindak pidana yang dihadapi. Jika perlu Anda bisa mencari informasi dari orang lain yang bersifat netral. Anda juga bisa menggali informasi yang dibutuhkan melalui website resminya, melalui media sosial.

2. Memiliki Keahlian Sesuai Masalah Klien

Tidak semua advokat yang ada di Indonesia ahli tentang masalah hukum yang sedang Anda hadapi. Dimana untuk membantu Anda menyelesaikan masalah tindak pidana perpajakan yang dihadapi berarti harus menggunakan jasa advokat pajak. Kenapa demikian? Karena advokat tersebut memiliki ilmu dan pengetahuan yang mumpuni mengenai perpajakan.

Supaya Anda lebih yakin dengan keahlian yang dimiliki oleh advokat, tidak ada salahnya untuk menanyakan langsung tentang keahlian dan kasus-kasus apa saja yang pernah ditangani. Meskipun kantor hukum mengatakan bisa membantu menyelesaikan semua masalah hukum sebaiknya Anda tidak langsung mempercayainya. Anda bisa mencari informasi tentang bidang hukum yang ditekuni ketika menempuh pendidikan S1, S2 ataupun S3.

3. Memiliki Kualitas yang Baik

Baik orang perorangan maupun perusahaan banyak yang tidak mau menggunakan jasa advokat pajak untuk membantu menyelesaikan masalah pajak yang dihadapi karena alasan harganya yang mahal. Padahal harga yang ditawarkan oleh jasa layanan hukum tersebut berkaitan erat dengan kualitas layanan yang diberikan. Harga mahal tersebut berbanding lurus dengan kualitas layanan yang diberikan.

Sebenarnya harga yang ditawarkan oleh jasa layanan hukum masih bisa ditawar sehingga akan ditentukan harga deal yang perlu dibayar. Jangan tergiur dengan tawaran harga murah karena bisa saja pelayanan yang diberikan kurang memuaskan sehingga Anda tidak bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan baik.

4. Memilih Advokat Pajak yang Bersertifikat

Untuk menjadi advokat pajak  berarti  harus memiliki kompetensi di bidang perpajakan dan pastinya sudah bersertifikat. Menggunakan jasa advokat pajak yang sudah bersertifikat akan mengurangi risiko pengurusan tindak pidana pajak ditangani oleh pihak yang tidak berkompeten.

Di Indonesia sendiri advokat pajak  bersertifikat tetap menjadi yang paling diunggulkan. Ini dikarenakan sertifikat yang dimiliki menunjukkan bahwa jasa tersebut sudah berkompeten di bidang perpajakan. Beberapa hal yang harus dimiliki oleh advokat pajak bersertifikat adalah sebagai berikut:

  • Memiliki ijazah pendidikan formal di bidang perpajakan.
  • Brevet pajak.
  • Memiliki sertifikat yang berupa ijin konsultasi pajak.
  • Memiliki surat izin kuasa hukum dari pengadilan pajak.

5. Memilih Pengacara Pajak yang Bisa Menjadi Partner

Jika Anda berencana ingin menggunakan jasa advokat pajak untuk membantu menyelesaikan masalah perpajakan, disarankan untuk memilih jasa advokat pajak yang tepat. Cara untuk memilihnya yaitu dengan memilih pengacara pajak yang bisa membantu Anda menyelesaikan masalah tindak pidana pajak yang sedang dihadapi.

Pemilihan jasa advokat pajak yang tepat akan membuat kerja sama atau hubungan yang terjalin antar Anda dengan jasa tersebut menjadi lebih terbuka dan pastinya terdapat kepercayaan lebih sehingga masalah yang dihadapi bisa terselesaikan dengan baik.

5. Sesuaikan dengan Budget yang Dimiliki

Seperti yang disebutkan diatas bahwasanya setiap jasa pengacara pajak mematok tarif atau biaya yang berbeda-beda. Perbedaan tarif yang ditawarkan disesuaikan dengan kasus tindak pidana perpajakan yang dihadapi, jenis pelayanan yang dibutuhkan serta lokasinya dimana. Namun, ada juga advokat yang memasang tarif per jam dan memberlakukan tarif dalam sistem long term. Semua tergantung dengan jumlah pekerjaan harus dilakukan.

Jika ingin menggunakan jasa advokat untuk bantuan hukum, konsultasi hukum, menjalankan kuasa dari klien, mendampingi, mewakili, membela serta melakukan berbagai hukum lainnya untuk memenuhi kepentingan hukum kliennya disarankan untuk memilih advokat dengan tarif yang sesuai dengan bujet yang dimiliki. Jangan menggunakan jasa advokat dengan tarif melebihi bujet yang dimiliki.

6. Memiliki Pengalaman yang Cukup

Cara memilih advokat pajak terbaik selanjutnya yaitu dengan memilih advokat yang sudah memiliki banyak pengalaman. Advokat di bidang perpajakan dengan pengetahuan yang luas belum tentu memiliki pengalaman praktik lapangan yang baik. Oleh karena itu, Anda harus memilih jasa advokat yang sudah memiliki banyak pengalaman.

Semakin banyak pengalaman menyelesaikan masalah tindak pidana pajak maka kualitas yang dimiliki juga ikut meningkat. Selain itu, menjadi lebih mudah dalam memecahkan persoalan yang sedang dihadapi klien. Cara yang bisa digunakan untuk mengetahui advokat tersebut sudah berpengalaman atau tidak yaitu dengan menanyakan perjalanan karirnya seperti apa, pernah magang dimana, pendidikannya bagaimana, kapan mendapatkan lisensi, sudah memiliki sertifikat atau belum dan sebagainya.

7. Jujur dan Memiliki Integritas

Kejujuran serta integritas dari advokat menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan dalam memilih jasa advokat pajak. Ini perlu diperhatikan karena ada beberapa advokat yang seharusnya bisa menyelesaikan masalah dengan mudah tetapi dibuat menjadi lebih rumit. Jika sudah begini maka akan mempengaruhi jumlah uang yang diterimanya.

Kesimpulan

Nah itulah berbagai informasi mengenai advokat pajak, mulai dari pengertiannya hingga cara memilihnya. Dari informasi ini, bisa Anda pahami bahwa advokat pajak adalah seseorang yang berprofesi memberi jasa hukum di dalam maupun diluar pengadilan pajak. Bagi Anda yang sedang membutuhkan jasa advokat pajak diharapkan informasi diatas bisa membantu.

Perlu diketahui jika advokat pajak di Indonesia jumlahnya cukup banyak. Apabila Anda membutuhkan jasa advokat yang bisa membantu menyelesaikan masalah kasus hukum perpajakan di Pengadilan Pajak, direkomendasikan untuk menggunakan jasa Proconsult.id. Proconsult.id merupakan jasa advokat pajak yang sudah sangat berpengalaman dan profesional. Bersama proconsult, nikmati jasa pendampingan pajak yang profesional, bisa diandalkan dan berpengalaman.