proconsult website

Prinsip Pemungutan Pajak yang Wajib Diketahui

13 July 2025

Prinsip Pemungutan Pajak yang Wajib Diketahui

Informasi prinsip pemungutan pajak dan dan masalah pajak lainnya bisa menghubungi Alberth Limandau Alikin, S.H di nomor 081350882882.

Prinsip Pemungutan Pajak termasuk dalam proses penting di sistem perpajakan di Indonesia. Keberadaan prinsip ini akan memastikan jalannya proses pemungutan pajak berjalan lancar serta berlandaskan pada prinsip adil, efektif serta efisien.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Mengetahui prinsip perpajakan akan menjadi pedoman dasar dalam upaya penerapan, penetapan hingga pengelolaan pemungutan pajak di Indonesia. Untuk membantu Anda memahami aturan serta prinsip pemungutan pajak silahkan menyimaknya secara lengkap di bawah ini:

Apa Itu Pemungutan Pajak?

Apa Itu Pemungutan Pajak?
Sumber foto : Trierconsulting.com

Istilah pemungutan pajak merupakan salah satu pengetahuan perpajakan yang pastinya tidak asing lagi bagi wajib pajak. Namun masih banyak sekali wajib pajak tidak tau mekanisme pemungutan pajak secara baik.

Pemungutan pajak menjadi salah satu kewajiban penting dan utama bagi semua wajib pajak. Namun sebelum itu ketahui lebih dahulu pengertian Pemungutan Pajak secara mendalam.

Pemungutan Pajak adalah adalah sebuah aktivitas, yang meliputi penghimpunan data objek serta subjek pajak. Termasuk juga penentuan besaran pajak terutang, penagihan hingga penyetoran ke kas negara.

Baca Juga : Ciri Ciri Pemungutan Pajak yang Wajib Diketahui

Secara sederhana bisa dikatakan bahwa pemungutan pajak menjadi proses memungut sejumlah pajak terutang atas transaksi maupun penghasilan tertentu. Dimana pungutan ini merupakan kewajiban dari wajib pajak kepada negara.

Di bidang perpajakan proses pemungutan pajak diartikan dengan menambah jumlah tagihan maupun jumlah yang seharusnya diterima pihak penerima penghasilan maupun pembayaran atas transaksi. Contohnya PPn dipungut dengan menambahkan besaran pajak ke harga jasa atau barang.

Proses pemungutan pajak bisa dilaksanakan oleh pihak penerima penghasilan. Namun nantinya ada beberapa kondisi yang bisa dilakukan oleh pihak pemberi penghasilan. Contohnya bendaharawan pemerintah, yang melakukan pemungutan PPh Pasal 22.

Dalam hal ini pihak yang melaksanakan pemungutan pajak diberikan kepercayaan oleh pemerintah. Pihaknya akan memiliki kewajiban melakukan beberapa aktivitas sebagai berikut:

  1. Melakukan perhitungan serta pemungutan pajak terutang.
  2. Melakukan penyetoran pajak ke kas negara.
  3. Melaporkan seluruh penerimaan pajak sesuai UU.

Pastinya pajak sebagai penyumbang utama pendapatan negara mendapatkan perhatian utama dari pemerintah. Hal ini terlihat dari upaya pemerintah setiap tahunnya, yang berupaya agar penerimaan negara mengalami peningkatan.

Singkatnya bisa Anda simpulkan bahwa pemungutan pajak menjadi proses penting dalam sistem pajak Indonesia. Tahapannya melibatkan penentuan, pengumpulan hingga pengawasan pembayaran pajak.

Sistem pemungutan pajak juga merupakan pilar utama, untuk mendukung pendapatan negara. Khususnya untuk pembiayaan berbagai program pembangunan serta pelayanan public

Berdasarkan KBBI pemungut adalah orang yang melakukan pungutan/ Sama dengan pemungut di bidang perpajakan, yang merujuk pada aktivitas memungut besaran jumlah tagihan yang seharusnya diperoleh atau DPP.

DPP merupakan Dasar Pengenaan Pajak, yang nilainya sudah diatur dalam UU Perpajakan. sementara itu pemungutan pajak dilaksanakan oleh pihak, yang mendapatkan penghasilan atas transaksi tersebut. namun meskipun demikian ada beberapa kondisi, yang mengharuskan pemungutan dilakukan oleh pemberi penghasilan.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Prinsip Pemungutan Pajak

Prinsip Pemungutan Pajak
Sumber foto : Ajaib.co.id

Pastinya dalam melakukan pemungutan pajak pemerintah harus berlandaskan prinsip-prinsip resminya. Prinsip pemungutan pajak yang dilakukan harus memenuhi banyak faktor yang disebut sebagai asas pemungutan pajak.

Sementara itu untuk asas pemungutan pajak sendiri akan digunakan, untuk menyusun ketentuan aturan UU Perpajakan. dimana aturan tersebut menjadi dasar hukum dalam proses pemungutan pajak.

Baca Juga : Contoh Yurisdiksi Pemungutan Pajak di Indonesia

Setidaknya ada beberapa aspek dalam prinsip pajak di Indonesia. Secara umum berikut adalah asas perpajakan tersebut:

1. Prinsip Keadilan (Equity)

Prinsip pemungutan pajak yang pertama adalah prinsip keadilan (equity). Disini dijelaskan bahwa pemungutan pajak yang dilaksanakan negara wajib sesuai pada kemampuan wajib pajak serta tingkat penghasilan yang didapatkannya.

Secara sederhana Anda bisa menyimpulkan bahwa semakin tinggi pendapatan yang didapatkan, maka makin tinggi juga beban pajak yang dikenakan wajib pajak tersebut. Tentunya dari sini negara bisa berperilaku adil dalam proses pemungutan pajak kepada wajib pajak.

Aturan pajak negara bisa dianggap adil ketika memenuhi kriteria berikut:

  1. Keadilan horizontal dimana wajib pajak dengan kondisi serta penghasilan sama dikenakan pungutan sama.
  2. Prinsip manfaat ketika WP membayar pajak sesuai manfaat yang diperoleh pemerintah.
  3. Kemampuan bayar sesuai pada kemampuan dan setiap orang membayar pajaknya.
  4. Prinsip Kepastian Hukum (Certainty).

Selanjutnya adalah prinsip certainty yang merupakan kepastian hukum serta mengharuskan pemungutan pajak dilaksanakan sesuai peraturan UU yang jelas dan tegas. Hal ini tentu akan memberikan jaminan hukum bagi wajib pajak serta pemerintah.

Kepastian hukum juga memastikan tata cara pemungutan, besaran pajak hingga objek dipahami secara mudah oleh wajib pajak. Kepastian hukum ini akan membantu menghindari praktik penyalahgunaan wewenang serta kepastian, yang bisa merugikan wajib pajak maupun negara.

Prinsip ini tentunya membantu menjalankan administrasi pajak jauh lebih transparan serta teratur. Begitu juga dengan memberikan kemudahan bagi para wajib pajak untuk memenuhi kewajiban pajaknya secara baik.

2. Prinsip Kecocokan (Convenience)

Salah satu prinsip dalam pemungutan pajak selanjutnya adalah Convenience yang mengedepankan kenyamanan serta kemudahan. Disini wajib pajak akan menjalankan sistem pajak yang sesuai pada kondisi serta kemampuannya.

Dengan menerapkan hal ini setiap wajib pajak tidak akan merasa terbebani atau keberatan dalam melakukan pembayaran pajak. hal ini juga berkaitan dengan sistem self assessment yang mana wajib pajak melakukan perhitungan, pembayaran hingga pelaporan secara mandiri.

Pemerintah disini nantinya hanya akan bertugas melakukan pengawasan serta pemeriksa. Sehingga dengan begitu wajib pajak mampu melaksanakan kewajiban secara sukarela serta tulus tanpa paksaan.

3. Prinsip Ekonomi

Sementara itu pemungutan pajak juga menganut prinsip ekonomi yang menuntut biaya pemungutan tidak lebih dari hasil yang didapatkan dari pajaknya. Secara sederhana bisa diketahui bahwa proses pemungutan pajak wajib dilaksanakan secara efisien serta tidak memberatkan negara ataupun wajib pajak secara berlebihan.

Prinsip satu ini juga memastikan bahwa pajak dipungut dapat memberikan dampak positif. Terutama bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat. Pastinya proses pemungutan pajak ekonomis juga mendorong terjadinya kepatuhan wajib pajak mengingat prosesnya mudah serta tidak menyita banyak sumber daya.

4. Prinsip Yuridis serta Asas Legalitas

Tentunya proses pemungutan pajak semuanya wajib dilandaskan ketentuan hukum sah serta diatur dalam UU. Prinsip ini akan menjamin bahwa pajak bisa dipungut ketika ada dasar hukum yang jelas. Sehingga akan terhindar dari pemungutan pajak secar sewenang-wenang.

Di Indonesia pemungutan pajak ada dalam UU, termasuk pasal 23 ayat 2 UUD 1945. Hal ini menjadi landasan konstitusional, yang menunjukkan legitimasi serta kekuatan hukum terhadap pelaksanaan pemungutan pajak.

5. Prinsip Kebangsaan dan Wilayah

Sementara itu prinsip kebangsaan juga menyatakan bahwa tiap orang lahir dan tinggal di Indonesia wajib menjalankan kewajiban pajak. Sementara untuk prinsip ini mengatur bahwa pemungutan pajak hanya bisa dilakukan kepada wajib pajak di wilayah hukum Indonesia.

Sehingga bisa disimpulkan bahwa pajak dikenakan berdasarkan tempat tinggal maupun sumber penghasilan. Sehingga sistemnya akan jauh lebih jelas serta terarah.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Tips Memilih Jasa Konsultan Pajak Online

Tips Memilih Jasa Konsultan Pajak Online
Sumber foto : Isbconsultant.com

Pajak menjadi aspek penting di dalam kehidupan finansial di setiap negara. Kewajiban pajak ini mengikat wajib pajak perorangan maupun perusahaan di Indonesia sesuai aturan dalam UU Perpajakan.

Meskipun pajak sudah lama menjadi bagian penting dalam kegiatan ekonomi di Indonesia masih banyak yang belum paham mengenai teknisnya. Tidak semua orang memiliki pemahaman cukup terkait regulasi pajak, yang faktanya cukup kompleks dan sering kali mengalami perubahan.

Disinilah peran penting dari seorang konsultan pajak nantinya akan Anda perlukan. Dengan memanfaatkan layanan konsultan pajak Anda bisa memperoleh bantuan dalam proses penyusunan laporan pajak.

Tentunya manfaat pemakaian konsultan pajak tidak berhenti sampai disitu saja. Nantinya Anda juga bisa memastikan kepatuhan terhadap aturan pajak yang berlaku. Termasuk juga optimalisasi beban pajak sesuai ketentuan hukum resmi di Indonesia.

Tentunya akan ada banyak sekali manfaat serta benefit dalam pemakaian jasa konsultan pajak bagi semua wajib pajak. Namun sekali lagi perlu Anda perhatikan bahwa pemilihan jasa secara tepat tidaklah mudah. Anda harus bisa memilih tenaga jasa konsultan pajak dengan baik dan tidak boleh sembarangan.

Baca Juga : Perbedaan Pemotongan dan Pemungutan Pajak

Kesalahan dalam proses pemilihan konsultan pajak akan berdampak serius terhadap banyak hal. Mulai dari denda pajak sampai dengan permasalahan hukum lainnya. Maka dari itu silahkan memilih konsultan pajak secara hati-hati dengan mempertimbangkan beberapa aspek berikut:

1. Pastikan Legalitasnya

Langkah pertama silahkan Anda memastikan lebih dahulu legalitas dari jasa konsultan pajak. Hal ini meliputi izin praktik serta sertifikasi yang dimiliki oleh konsultan pajak tersebut. Di Indonesia seorang jasa konsultan pajak wajib mengantongi izin resmi, yang didapatkannya dari Direktorat Jenderal Pajak.

Sementara itu sebuah jasa konsultan pajak juga wajib tergabung dalam asosiasi profesi. Contohnya seperti IKPI atau Ikatan Konsultan Pajak Indonesia.

Untuk memastikan legalitas konsultan pajak ada beberapa aspek yang perlu Anda perhatikan dan periksa. Berikut ini adalah beberapa aspek teknis tersebut yang tentunya tidak boleh dilewatkan:

  1. Kepemilikan sertifikat konsultan pajak seperti brevet A, B, C dan tergantung layanan kebutuhan Anda.
  2. Mempunyai izin praktik resmi.
  3. Telah tergabung sebagai anggota dalam asosiasi profesi konsultan pajak.

Dalam hal ini setiap aspek tersebut akan menentukan tingkat profesional dari seorang konsultan pajak. Pastinya konsultan pajak yang bersertifikat mampu menunjukkan keterampilannya, yang didapatkan dari pelatihan serta lulus ujian standar profesi.

2. Track Record dan Reputasi

Salah satu aspek penting lain yang tidak boleh dilewatkan dalam pemilihan konsultan pajak adalah reputasi dan track recordnya. Reputasi sendiri merupakan cerminan dari kualitas layanan, yang bisa diberikan oleh seorang konsultan pajak nantinya.

Dalam hal ini silahkan memastikan reputasi konsultan pajak yang ingin Anda gunakan. Jangan lupa juga untuk mencari tahu track records konsultan pajak lewat beberapa cara. Contohnya seperti ulasan online, rekomendasi client serta testimoni yang dapat diverifikasi.

Nantinya Anda juga dapat menanyakan kepada kenalan bisnis hingga rekan profesional lain. Terlebih ketika mereka sudah pernah menggunakan jasa konsultan pajak sebelumnya. Hal ini akan semakin memudahkan Anda dalam memilih jasa perpajakan secara tepat.

Pastinya silahkan memilih konsultan pajak yang mempunyai rekam jejak terjamin. Lebih baik juga jika konsultan pajak pilihan Anda sudah pernah menangani kasus serupa sesuai industri Anda.

3. Lakukan Pemilihan Berdasarkan Spesialisasi

Tentunya tidak semua konsultan pajak mempunyai keahlian sama. Hal ini sudah bisa Anda lihat dari adanya beberapa jenis sertifikasi konsultan pajak, yang menunjukkan keterampilannya di bidang perpajakan.

Umumnya ada beberapa jenis konsultan pajak yang bisa Anda temukan saat ini. Mulai dari jasa yang fokus pada perpajakan individu maupun kemampuan spesialis pajak korporasi, internasional hingga UMKM.

Dari sini pastikan untuk memilih jasa konsultan pajak dengan keahlian spesifik sesuai kebutuhan. Contohnya ketika Anda merupakan perusahaan startup digital silahkan mencari jasa perpajakan, yang mempunyai pemahaman ekonomi digital serta transaksi online.

4. Evaluasi Layanan

Setiap tenaga konsultan pajak tentunya mempunyai beragam layanan, yang nantinya akan ditawarkan kepada clientnya. Pastinya masing-masing jasa konsultan pajak juga menawarkan layanan berbeda.

Masing-masing konsultan pajak menawarkan layanan beragam, yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. berikut adalah beberapa contoh layanan dari tenaga jasa konsultan pajak:

  • Konsultasi serta perencanaan pajak
  • Penyusunan laporan SPT
  • Pendampingan dalam proses pemeriksaan pajak
  • Pengembalian atau restitusi pajak
  • Sengketa pajak serta keberatan

Agar bisa mendapatkan tenaga jasa pilihan secara tepat pastikan untuk mengetahui kebutuhan terlebih dahulu. Dengan begitu Anda bisa memiliki gambaran mengenai layanan pajak yang bisa digunakan sesuai kebutuhan.

Pastikan juga konsultan pajak mampu memberikan layanan secara baik. Pastinya dengan layanan komprehensif akan membantu Anda mendapatkan tenaga jasa efisien dalam pengelolaan seluruh aspek perpajakan.

5. Transparansi Biaya

Terakhir jangan lupa memperhatikan aspek biaya dalam proses pemilihan tenaga ahli perpajakan Anda. Masalah biaya umumnya menjadi salah satu pertimbangan utama bagi para wajib pajak. Terutama jika wajib pajak belum memiliki pengalaman dalam pemilihan konsultan pajak.

Penting untuk Anda ketahui konsultan pajak profesional akan mampu menjelaskan struktur biaya di awal kerja sama. Pihaknya juga mampu memberikan penjelasan secara mudah kepada clientnya. Hal ini penting untuk memberikan edukasi terkait layanan maupun biaya jasa perpajakan.

Untuk membantu Anda menemukan tenaga ahli perpajakan silahkan menanyakan beberapa hal. Mulai dari sistem pembayaran project jasa konsultan pajak, ada tidaknya biaya tambahan hingga sistem pembayaran.

Pastikan untuk memilih konsultan pajak, yang mampu memberikan struktur biaya secara wajar serta transparan. Hal ini akan memudahkan Anda dalam memilih tenaga perpajakan.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Informasi Kontak Jasa Konsultasi Pajak Online

ALBERTH LIMANDAU ALIKIN, S.H.

NIA : 01. 002683

SK Pengangkatan : 11.2682/SKEP-ADV/PPKHI/VIII/2022

Email : alberthmandau@gmail.com

Whatsapp : 081350882882

Facebook : https://web.facebook.com/alberth.alikin

Instagram : https://www.instagram.com/alberthmandau

Office : Jl. Raya Hulaan No.B1-09, Tlogo Bedah, Menganti, Kec. Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61174 ( https://maps.app.goo.gl/rnH4SSo9kqnqSkwu7 )

Kesimpulan

Itulah penjelasan mengenai prinsip pemungutan pajak. Sebagai wajib pajak pastnya penting bagi Anda untuk mengetahui  berbagai informasi di bidang perpajakan. Termasuk juga mengenai pemungutan hingga prinsip-prinsipnya. Mengingat di Indonesia menganut sistem self assessment, yang pastinya menuntut peran aktif dari wajib pajak dalam pelaksanaannya.

Prinsip-prinsip pemungutan pajak sendiri meliputi kepastian hukum, keadilan, kecocokan dan juga berbagai aspek lainnya. Dalam hal ini prinsip tersebut akan menjadi pondasi penting bagi jalannya sistem perpajakan secara transparan, adil serta efisien.

Semua aspek diatas akan mendukung penerimaan negara sekaligus menjaga kesejahteraan masyarakat. Semua Itu akan menjadikan pemungutan pajak tidak hanya menjadi kewajiban hukum saja. namun juga sebagai bagian tanggung jawab sosial masyarakat kepada negara.

Dari sekian banyaknya prinsip-prinsip pajak ini tentunya bisa menjadi beban tersendiri bagi wajib pajak yang kurang memahaminya. Oleh sebab itu Anda perlu mempercayakan semua kebutuhan kepada ahlinya.

Pilihan terbaik bagi wajib pajak yang mempunyai kesibukan tinggi adalah dengan mempercayakan urusan pajak kepada jasa konsultan pajak. Dalam hal ini konsultan pajak merupakan tenaga ahli kompeten dan profesional di bidangnya.

Anda bisa menggunakan jasa konsultan pajak berpengalaman yang disediakan oleh Proconsult.id. Kami adalah perusahaan konsultan pajak, yang sudah banyak dipercaya oleh wajib pajak di seluruh Indonesia.

Bersama Proconsult.id pastikan semua aktivitas pajak berjalan lancar dan tepat. Jadilah bagian dari client kami, yang sukses melaksanakan semua kegiatan pajaknya bersama Proconsult.id. Hubungi kami sekarang juga!

logo 2 pro consult id 2025

Article by proconsult website

Artikel diterbitkan oleh kontributor Proconsult.id.