Cara Menutup Pajak Perusahaan yang Benar

Sudah tahu cara menutup pajak perusahaan? Jika belum, simak penjelasannya disini. Sebagai warga negara yang baik Anda perlu mematuhi semua aturan dan hukum yang ada. Hal ini meliputi berbagai elemen hukum di Indonesia. Baik hukum konvensional, aturan-aturan maupun kewajiban pembayaran pajak.

Umumnya sebagai Masyarakat Indonesia Anda pasti tidak asing lagi dengan istilah pajak. Hal tersebut menjadi salah satu kewajiban pembayaran, yang harus dilakukan. Dimana hal tersebut termasuk bentuk kepatuhan Masyarakat terhadap negaranya.

Proconsult

Sementara itu kewajiban pajak ini tidak hanya menyangkut pembayaran saja. Namun terdapat banyak sekali kewajiban lain, seperti pelaporan, perhitungan sekaligus penyetoran. Bahkan bukan hanya wajib pajak perorangan saja, namun Perusahaan juga memiliki kewajiban sama.

Perusahaan mempunyai kewajiban pembayaran pajak, yang lebih kompleks. Sehingga Ketika tidak membayar pajak tentu terdapat beberapa sanksi yang dapat dikenakan. Oleh karena itu pastikan untuk melihat penjelasan lengkap terkait cara menutup Pajak perusahaan di bawah ini:

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Apa Itu Pajak Perusahaan

Apa Itu Pajak Perusahaan

Sumber foto : Rdnconsulting.co.id

Semua orang sudah mengetahui bahwa pajak menjadi salah satu kontribusi, yang diberikan oleh semua pihak kepada negara. Dalam hal ini pajak akan bersifat memaksa kepada semua wajib pajak baik pribadi atau Perusahaan.

Wajib pajak Perusahaan juga sering disebut dengan wajib pajak badan. Sehingga nanti pihaknya juga mempunyai banyak sekali kewajiban perpajakan, yang perlu dipenuhi Ketika menjalankan aktivitas bisnsinya.

Namun sebelum membahas mengenai pajak Perusahaan mari kita kupas satu persatu definisi pajak dan Perusahaan. Untuk Perusahaan ini merupakan tempat terjadinya berbagai proses produksi baik barang atau jasa.

Baca Juga : Bagaimana Jika Tidak Lapor Pajak Selama 5 Tahun?

Pada dasarnya dalam sebuah Perusahaan akan menjadi tempat berkumpulnya semua factor produksi. Hal ini mulai dari modal, tenaga kerja, sumber daya alam maupun kewirausahaan. Sehingga dapat disimpulkan untuk Perusahaan merupakan organisasi atau Lembaga, yang mampu menyediakan barang atau jasa kepada Masyarakat. Tujuannya cukup beragam mulai dari meraih laba, keuntungan dan lainnya.

Sedangkan pajak adalah salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh semua pihak di Indonesia sesuai dengan ketentuan yang sudah dijelaskan sebelumnya. Sementara itu apa yang dimaksud dengan pajak Perusahaan tersebut?

Proconsult

Pajak Perusahaan adalah berbagai kewajiban perpajakan, yang wajib dipenuhi oleh Perusahaan Ketika beroperasi. Dalam hal ini semua kewajiban pajak yang dimiliki Perusahaan tersebut diatur dalam UU Perpajakan sehingga wajib dipenuhi oleh semua Perusahaan.

Sehingga dapat ditarik kesimpulkan untuk pengertian Pajak Perusahaan adalah kewajiban pajak, yang ditarik dari keuntungan dan aktivitas bisnis Perusahaan. Sehingga pajak Perusahaan juga menjadi salah satu sumber pendapatan utama, yang didapatkan oleh pemerintah.

Ada banyak sekali peran penting dari pemungutan pajak Perusahaan di Indonesai. Bahkan salah satu tujuan utamanya adalah mendukung kebijakan fiscal bagi suatu negara. Bahkan nantinya pembiayaan pajak tersebut juga dapat dipakai, untuk pembiayaan program Pembangunan sekaligus menciptakan keadilan.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Selanjutnya sesuai UU tahun 1982 No. 3 juga mengatur mengenai wajip daftar Perusahaan. Dalam hal ini disebutkan juga bahwa Perusahaan merupakan badan usaha, yang ada di wilayah NKRI seklaigus berjalan dengan tujuan menghasilkan laba.

Sedangkan untuk pajak Perusahaan sendiri juga masuk kategori pajak langsung. Sehingga nantinya perlu dilakukan sendiri oleh wajib pajak, yang dibayarkan secara berkala.

Dalam praktiknya bagi wajib pajak baik dalam bentuk CV, PT atau firma perlu membayarkan pajak sesuai ketentuan yang ada. Maka dari itu muncu kewajiban pembayaran pajak, yang bersifat memaksa bagi semua wajib pajak Perusahaan.

Sanksi Perusahaan Tidak Bayar Pajak

Sanksi Perusahaan Tidak Bayar Pajak

Sumber foto : Indopajak.id

Secara umum kewajiban pajak yang dimiliki oleh Perusahaan ini sangat kompleks. Bahkan lebih banyak dari pada wajib pajak pribadi. Oleh sebab itu sebagai wajib pajak Perusahaan Anda perlu memperhatikannya secara baik.

Mekanisme pajak Perusahaan ini cenderung lebih banyak karena menyangkut aktivitas usaha. Sehingga sudah pasti Ketika Perusahaan tidak melakukan kewajiban pembayaran pajak akan terkena pengenaan sanksi.

Dalam hal ini Perusahaan sebagai salah satu jenis wajib pajak di Indonesia mempunyai banyak sekali kewajiban perpajakan. Berikut beberapa kewajiban pajak dari Perusahaan, yaitu:

  1. PPh Pasal 21
  2. PPh pasal 23
  3. PPh pasal 26
  4. PPh pasal 25
  5. PPh pasal 29
  6. PPh pasal 4 ayat 2
  7. PPn

Dari banyak nya kewajiban pajak tersebut nantinya Perusahaan juga perlu membayar pajak lain. Hal in seperti pajak daerah, PBB dan lainnya. Sehingga ada banyak sekali kewajiban perpajakan, yang harus dipenuhi oleh Perusahaan.

Dalam praktik perpajakan tersebut juga masih ada wajib pajak, yang tidak melakukan pembayaran pajak. Lantas bagaimana eksekusi bagi wajib pajak tersebut?

Tentunya wajib pajak yang tidak taat membayar pajak akan dikenakan sanksi atau hukuman. Sanksi perpajakan ini bisa berupa pengenaan denda, bunga, sanksi administrasi dan lainnya. Bahkan tidak jarang wajib pajak bisa terkena hukuman penjara Ketika tidaak taat pembayaran pajak.

Dalam hal ini Anda perlu menggali lebih jauh terkait pengenaan sanksi, yang bisa dibebankan kepada Perusahaan Ketika tidak membayar pajak. Berikut adalah informasi lengkapnya untuk Anda:

Baca Juga : Siapa Penanggung Jawab Pajak dalam PT?

1. Denda

Sanksi pertama adalah denda, yang dapat diberikan kepada wajib pajak Perusahaan saat tidak membayar pajak. Bahkan sanksi ini dapat dikenakan pada wajib pajak, yang tidak mematuhi aturan perpajakan.

Saat ini pengenaan denda umum Anda temukan pada wajib pajak, yang terlambat maupun tidak melaporkan pajak sama sekali. Sedangkan untuk besaran denda biasanya berbeda-beda. Hal ini akan disesuaikan pada UU Perpajakan yang berlaku.

2. Bunga

Sanksi berikutnya adalah bunga bagi wjaib pajak, yang tidak mematuhi aturan perpajakan. Hal ini berupa mangkir dari kewajiban pembayaran pajak. Sementara untuk pengenaan bunganya dapat ditentukan setiap bulannya sesuai dengan UU Perpajakan yang berlaku.

3. Kenaikan

Wajib pajak Perusahaan dapat terkena sanksi kenaikan Ketika melakukan pelanggaran perpajakan. Hal ini dapat memiliki cakupan lebih luas, seperti tidak membayar pajak. Pemalsuan data, manipulasi nilai pembayaran dan lainnya.

Wajib pajak yang diketahui melakukan kecurangan ini nantinya dapat dikenakan sanksi berupa kenaikan. Untuk besarnya sendiri biasanya adalah 50% atas pajak tersebut.

4. Pencabutan Izin

Sanksi paling parah Ketika Perusahaan tidak membayar pajak adalah dicabut perizinannya. Hal ini sering sekali terjadi di Indonesia, sebagai salah satu contohnya adalah kasus club Sky Garden di Bali.

Pihak Perusahaan tersebut tidak membayar pajak, yang akhirnya berujung pencabutan izin usaha. Tentunya hal ini akan memberikan kerugian cukup besar bagi Perusahaan.

Cara Menutup Pajak Perusahaan

Proconsult

Ketika Perusahaan bangkurt tentu perlu menutup usaha. Namun hal ini perlu dilakukan sesuai mekanisme yang ada. Sehingga terdapat beberapa tahapan penting, yang perlu dilakukan.

Umumnya melaksanakan mekanisme penutuan Perusahaan sesuai aturan ini mempunyai tujuan penting. Salah satunya agar Anda terbebas dari kewajiban pembayaran pajak. Sehingga nanti tidak akan muncul utang pajak yang  masih harus dilunasi meski Perusahaan sudah tutup.

Syarat Cara Menutup Pajak Perusahaan

Agar cara menutup Pajak perusahaan dapat sesuai prosedur yang ada, maka pastikan memperhatikan beberapa hal berikut:

  1. Mengurus akta pembubaran.
  2. Mendatangi KPP Dimana Perusahaan terdaftar.
  3. Memberitahukan penutupan Perusahaan atau tempat usaha kepada KPP.
  4. Membawa dokumen berupa akta pembubaran yang sudah disahkan.
  5. Petugas KPP akan mengecek ada tidaknya tanggungan utang pajak yang dimiliki Perusahaan.
  6. Setelah data sesuai maka KPP bisa menghapus NPWP badan, bagi wajib pajak yang terbukti tidak memiliki utang pajak. Sebaliknya bagi wajib pajak badan yang masih memiliki utang perlu melunasinya lebih dulu.
  7. Pencabutan pengesahan sebagai PKP bagi Perusahaan, yang sebelumnya telah disahkan menjadi PKP.

Pada dasarnya proses cara menutup Pajak perusahaan ini memiliki peran sangat penting. Dengan melakukan cara menutup Pajak perusahaan Anda akan terbebas dari kewajiban pembayaran pajak. Sebab Ketika Perusahaan dibubarkan tanpa menghapus NPWP, maka statusnya tetap aktif. Sehingga kewajiban pembayaran pajak Perusahaan tersebut masih tetap berjalan.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Tips Memilih Konsultan Pajak Online

Tips Memilih Konsultan Pajak Online

Sumber foto : Flazztax.com

Melaksanakan kegiatan pajak Perusahaan memang tidak bisa dianggap remeh. Sebab Perusahaan mempunyai mekanisme pajak lebih rumit dibandingkan dengan perorangan. Maka dari itu perlu adanya tenaga professional, yang membantu dalam proses penyelesaian masalah pajak.

Tentunya penggunaan tenaga professional pajak ini akan memberikan lebih banyak kemudahan bagi wajib pajak. Utamanya Perusahaan yang mempunyai lebih banyak tugas serta kewajiban perpajakan.

Saat ini Anda sudah bisa menggunakan jasa professional pajak secara lebih mudah. Solusi terbaik adalah melalui konsultan pajak online, yang saat ini tersedia bagi semua wajib pajak di Indonesia. Pastinya konsultan pajak online tersebut jauh lebih fleksibel dan praktis bagi semua wajib pajak.

Sementara itu jasa konsultan pajak sendiri merupakan profesi resmi, yang ada di Indonesia. Bahkan profesi tersebut diatur dalam PMK Tahun 2014 No. 111/PMK.07. dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa konsultan pajak ini merupakan orang, yang bertugas memberikan konsultasi pajak kepada wajib pajak.

Baca Juga : Utang Pajak dalam Kepailitan, Ini Penjelasannya

Aktivitas konsultasi ini nantinya dipakai dalam Upaya pemenuhan hak serta kewajiban perpajakan, yang sesuai pada regulasi UU Perpajakan. Sehingga pemilihan konsultan pajak tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Bagi Anda yang ingin memilih konsultan pajak secara tepat silahkan memperhatikan tipsnya di bawah ini:

1. Mengetahui Kebutuhan

Tips pertama yang perlu dilakukan adalah memperhatikan kebutuhan pajak yang dimiliki. Setiap orang sebagai wajib pajak tentunya mempunyai masalah serta kebutuhan berbeda. Maka dari itu penitng bagi Anda untuk memahaminya secara baik.

Pemahaman tentang kebutuhan pajak akan membantu Anda dalam mengetahui jenis layanan pajak, yang tepat sesuai masalah tersebut. Sehingga nantinya Anda dapat memilih jasa konsultan pajak, yang tepat sesuai kebutuhan.

Perlu diketahui juga bahwa saat ini terdapat banyak konsultan pajak, yang  ada di Indonesia. Bahkan semuanya mempunyai tugas dan ketersediaan layanan berbeda. Oleh sebab itu dalam pemilihan konsultan pajak pastikan, untuk mengetahui jenis layananan dari jasa tersebut lebih dulu.

2. Izin Praktik

Pastinya sebagai wajib pajak Anda sudah tidak asing dengan istilah izin praktik. Bahkan bagi Masyarakat luas izin praktik biasanya akan dimiliki oleh tenaga professional, yang menjadi bukti professional profesinya.

Sama halnya dengan profesi jasa lainnya tentunya konsultan pajak juga membutuhkan izin praktik, untuk membuka usaha sebagai penyedia jasa. Bahkan izin praktik ini akan dikeluarkan langsung oleh Direktorat Jenderal Pajak. Sehingga Anda dapat memperhatikan kepemilikan izin praktik saat pemilihan.

Izin praktik ini akan menunjukkan legalitas usaha dari konsultan pajak. Bahkan nantinya dengan memperhatikan izin praktik tersebut Anda mampu memperoleh tenaga terpercaya, yang bisa diandalkan sekaligus resmi menurut UU Perpajakan.

3. Sertifikat

Proconsult

Salah satu tips penting yang tidak boleh dilewatkan dalam pemilihan konsultan pajak adalah melihat kemampuannya. Sebagai konsultan pajak pihaknya wajib memiliki kemampuan, keterampilan dan pemahaman mumpuni dalam ruang lingkup perpajakan.

Sebelumnya untuk menjadi konsultan pajak individu juga perlu melewati berbagai tahapan. Baik itu memenuhi persyaratan dan mengikuti ujian sertifikasi. Dari ujian sertifikasi tersebut nantinya akan memperoleh sertifikat, yang membuktikan kemampuannya.

Dalam praktiknya sertifikat konsultan pajak di Indonesia dibedakan menjadi 3 jenis. Dimana setiap jenis sertifikat tersebut akan menujukkan kemampuan, yang dimiliki oleh konsultan pajak. Sehingga Anda dapat memperhatikan sertifikat tersebut agar bisa mendapatkan jasa terbaik dan professional.

4. Biaya

Pada dasarnya dalam penggunaan jasa maupun tenaga professional lain biasanya menjadi salah satu aspek penting, yang tidak boleh Anda lewatkan. Banyak orang berpikir penggunaan jasa professional membutuhkan biaya yang mahal. Padahal pandangan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Secara umum berbagai jasa konsultan pajak di Indonesia mempunyai tarif beragam. Mengingat tidak ada aturan khusus, yang mengatur mengenai berapa tarif konsultan pajak. Namun umumnya di setiap kota atau wilayah mempunyai standar biayanya masing-masing.

Atas dasar standar biaya ini sebagai Masyarakat Anda bisa menggunakannya, untuk mencari tenaga terbaik dengan biaya sesuai kemampuan. Sehingga nantinya Anda bisa menggunakan jasa terbaik, yang bisa diandalkan untuk penyelesaian masalah pajak. Sehingga selain memperoleh tenaga terpercaya dari segi biaya Anda juga tidak merasa keberatan.

5. Track Record

Hal terakhir yang perlu Anda perhatikan dalam pemilihan konsultan pajak adalah dari segi track recordnya. Poin tersebut sangat berpengaruh dalam proses pemilihan konsultan pajak terbaik dan terpercaya. Sehingga nantinya Anda bisa memperoleh tenaga professional yang bisa diandalkan.

Track record ini menjamin kualitas konsultan pajak tersebut. Sehingga nantinya Anda bisa memperoleh tenaga terpercaya secara mudah. Sedangkan untuk mengetahui track record konsultan pajak Anda bisa mengetahuinya dari client sebelumnya atau menggali informasi melalui media online.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Kesimpulan

Itulah informasi mengenai cara menutup pajak perusahaan. Sebagai Perusahaan tentu terdapat berbagai kewajiban pajak, yang harus dipatuhinya. Bahkan kewajiban pajak dari Perusahaan ini cenderung lebih kompleks dibandingkan wajib pajak pribadi. Sehingga penting bagi pemilik Perusahaan memahaminya secara baik.

Sementara itu dalam menjalankan usaha tentunya tidak selalu berjalan mulus. Ada beberapa kondisi, yang menyebabkan penurunan kinerja atau bahkan kebangkrutan. Ketika Perusahaan bangkrut maka perlu menutup usaha agar tidak menimbulkan penumpukan hutang lebih banyak. Sebab tidak adanya proses operasional yang terjadi untuk menjalankan bisnis.

Dalam proses penutupan badan usaha tidak dapat dilakukan secara mudah. Dalam hal ini perlu adanya pencabutan NPWP sekaligus PKP. Hal ini harus dilakukan dengan cara berhubungan pada KPP terdaftar.

Sementara itu hal lebih rumit akan Perusahaan temukan Ketika memiliki berbagai hutang, yang harus dipenuhi. Baik itu utang kepada kreditor maupun hutang pajak kepada negara. Sebelum proses pencabutan NPWP maka semua hutang pajaknya perlu dilunasi.

Untuk membantu Anda mengurus semua kewajiban pajak Perusahaan sekaligus silahkan menggunakan konsultan pajak. Saat ini Proconsult.id menyediakan layanan konsultan pajak online, untuk semua wajib pajak di Indonesia.

Tentunya dengan menggunakan konsultan pajak online dari Proconsult.id akan membantu Anda dalam melakukan berbagai kebutuhan perpajakan secara baik. Sehingga nantinya Anda dapat melaksanakan aktivitas pajak secara lebih mudah.

Sementara itu Proconsult.id merupakan tenaga penyedia jasa terbaik, yang banyak dipercaya oleh wajib pajak di Indonesia. Sehingga dengan menggunakannya nanti Anda bisa memperoleh lebih banyak manfaat dan keuntungan. Oleh karena itu gunakan jasa konsultan pajak melalui Proconsult.id sekarang juga!

Proconsult