Tunjangan PPH Adalah: Tarif, Cara Menghitung dan Contoh

Tunjangan PPH adalah istilah pajak yang penting dipelajari. Pastinya Anda sudah mengetahui bahwa seorang karyawan atau perorangan memiliki kewajiban pembayaran pajak. Dalam hal ini pajak yang berkaitan pada profesi tersebut adalah pajak penghasilan atau PPh.

Dalam praktinya pelaksanaan pajak penghasilan tersebut nantinya bisa mendapatkan kompensasi atau keringanan. Hal ini bisa disebut sebagai tunjangan PPh. Dimana tunjangan PPh dapat Anda manfaatkan secara baik dalam meringankan kewajiban pembayaran pajak.

Proconsult

Sementara itu ada banyak sekali aspek penting lain, yang perlu Anda perhatikan dalam aspek pajak penghasilan. Maka dari itu penting bagi Anda untuk memahami definisi serta regulasi tunjangan PPh secara baik.

Bagi Anda yang masih merasa kebingungan terkait tunjangan PPh tentunya tidak perlu merasa khawatir. Kami telah menyediakan penjelasan lengkap terkait tunjangan PPH secara lengkap di bawah ini:

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Tunjangan PPH Adalah

Apa Itu Tunjangan PPH

Sumber foto : 7-dragons.com

Dalam menjalani kewajiban perpajakan pastinya ada banyak sekali hal penting yang perlu Anda pahami. Sementara itu di dalam bidang perpajakan nantinya ada banyak sekali instrumen pajak atau istilah, yang sudah pasti cukup familiar bagi wajib pajak.

Salah satu jenis pajak yang perlu Anda bayarkan adalah pajak penghasilan atau PPh. Pajak penghasilan adalah salah satu jenis pajak, yang pastinya tidak asing bagi wajib pajak. Khususnya bagi wajib pajak peroangan atau yang berstatus sebagai karyawan.

Persoalan terkait pajak penghasilan tentunya cukup luas. Sehingga wajib pajak perorangan dan karyawan perlu memahaminya secara menyeluruh. Didalamnya nanti pasti anda akan menemukan banyak sekali instrumen lain, yang cenderung baru bagi Anda.

Membahas tentang pajak penghasilan tentunya ada banyak sekali hal penting yang perlu Anda pelajari lagi. Salah satunya terkait tunjangan PPh.

Baca Juga : Cara Bayar Kurang Bayar Pajak PPH 21

Tunjangan PPH Adalah Tambahan Pendapatan Diluar Gaji Pokok

Tunjangan PPH adalah tambahan pendapatan yang ada diluar gaji pokok. Hal ini diberikan oleh perusahaan kepada karyawannya dengan tujuan menunjang penghasilan dari karyawan tersebut. Sehingga Anda juga bisa mendefinisikan istilah tunjangan PPH adalah gaji tambahan yang melengkapi penghasilan dari karyawan tersebut.

Salah satu tujuan pemberian tunjangan ini adalah mempertahankan performa dari karyawan kepada perusahaan. Namun pemberian tunjangan ini juga masuk dalam aspek perhitungan PPh atau pajak penghasilan dari karyawan.

Dari sini Anda bisa mengetahui pengertian Tunjangan PPH adalah tambahan gaji yang diberikan kepada karyawan diluar gaji pokok dan mendapatkan aspek pungutan pajak. dalam hal ini pemberian tunjangan kepada karyawan juga biasanya berbeda-beda tergantung kebijakan perusahaan masing-masing.

Pastinya Anda sedikit bingung dengan tunjangan PPh. Namun untuk memudahkan Anda dalam memahaminya perlu diketahui bahwa pajak penghasilan adalah pungutan pajak, yang dibebankan berkaitan pada aktivitas pekerjaan, jasa maupun kegiatan yang diterima wajib pajak perorangan di dalam negeri.

Dalam hal ini bentuk penghasilan yang bisa didapatkan juga beragam. Berikut beberapa bentuk pembayaran yang dikenakan pajak terkait pekerjaan wajib pajak perorangan, yaitu:

  1. Gaji.
  2. Upah.
  3. Tunjangan.
  4. Honorarium.
  5. Pembayaran lainnya.

Proconsult

Sementara itu perlu diperhatikan bahwa nilai minimal pengenaan pajak penghasilan adalah bagi wajib pajak, yang mempunyai gaji per bulan senilai Rp. 4.500.000. Sehingga PPh hanya diberikan kepada karyawan, yang memiliki penghasilan minimal atau diatas Rp. 54 juta setiap tahunnya.

Pengenaan perpajakan tersebut akan dikenakan kepada semua karyawan, baik tetap maupun tidak tetap. Nantinya perusahaan akan memotong atau memungut PPh 21 dari karyawan setiap bulannya. Tentunya pungutan pajak tersebut nantinya akan perusahaan kepada kas negara dalam laporan pajak setiap tahunnya.

Dalam hal ini sebagai karyawan Anda memiliki komponen perhitungan pajak penghasilan. Dimana beberapa poin di bawah ini berada di luar gaji pokok, yang tetap masuk aspek perhitungan PPh. Berikut ini komponen perhitungan dan penjelasannya, yaitu:

1. Biaya Jabatan

Merupakan sebuah biaya yang dikenakan terhadap semua karyawan tanpa melihat tingkatan jabatannya. Disini DJP menetapkan persentase pada biaya jabatan senilai 5% dari penghasilan bruto pertahun.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

2. Tunjangan

Tunjangan PPh adalah komponen perhitungan yang berada diluar gaji pokok. Hal tersebut adalah sejumlah penghasilan yang dibayar perusahaan rutin kepada karyawan bersama gaji namun diluar gaji pokok.

Sebagai karyawan nantinya Anda berhak mendapatkan beberapa jenis tunjangan setiap bulannya. Hal tersebut seperti tunjangan anak, istri dan lainnya. Nantinya keseluruhan tunjangan yang Anda dapatkan wajib dijumlahkan lebih dulu dengan gaji pokok dan masuk perhitungan PPh.

3. BPJS Ketenagakerjaan

Berikutnya adalah iuran BPJS tenaga kerja sebagai keikutsertaan wajib ketika menjadi karyawan. Namun nantinya tarif iuran tersebut bisa dicairkan menjadi JHT ketika Anda pensiun.

4. BPJS Kesehatan

BPJS kesehatan ini ditanggung oleh karyawan dan perusahaan. Sementara untuk tarifnya adalah 5% dengan pembagian 1% bagi karyawan dan 4% dibayarkan perusaahaan.

Tarif Tunjangan PPH

Tarif Tunjangan PPH

Sumber foto : Linovhr.com

Pengenaan tarif tunjangan PPh di Indonesia tentunya perlu diketahui oleh wajib pajak, baik perusahaan dan perorangan. Bagi wajib pajak perusahaan hal tersebut akan membantu dalam perhitungan PPh 21 dari karyawannya.

Sementara tarif tunjangan PPh juga penting untuk diketahui oleh wajib pajak perorangan. Disini Anda mampu memastikan bahwa perhitungan gaji dan pajak sudah sesuai aturan. Umumnya bagi Anda yang setiap bulannya rutin melakukan pengecekan slip gaji dari perusahaan.

Umumnya besaran tarif tunjangan PPh bagi karyawan ini ditentukan sesuai bentuk tunjangan yang diberikan. Sehingga bisa saja bentuk tunjangan antara masing-masing karyawan tersebut berbeda. Sehingga pengenaan tarifnya juga tidak sama.

Penting bagi Anda untuk memahami bagaimana tarif tunjangan PPh yang ada diberlakukan oleh perusahaan. Namun umumnya untuk tarif tunjangan PPh adalah 5%. Perlu Anda ketahui juga bahwa jumlah penghasilan yang belum ditambah pada tunjangan PPh adalah sama dengan PPh kena pajak dikurangi jumlah PPh terutang.

Dalam prosesnya hubungan antara instrumen tersebut adalah gaji serta semua tunjangan, yang terdapat daftar gaji pegawai. Sehingga nantinya setiap individu bisa mendapatkan informasi terkait bentuk-bentuk potongan dan tunjangan dalam slip gaji setiap bulannya.

Baca Juga : Tarif Progresif PPH 21 Terbaru 2024

Umumnya komponen atau komposisi penghasilan dari karyawan cukup beragam. Berikut aalah beberapa komponen, yang biasanya dipakai dalam perhitungan tunjangan PPh adalah:

  1. Gaji pokok.
  2. Tunjangan istri atau suami.
  3. Tunjangan anak.
  4. Tunjangan keluarga dan jumlag gaji.
  5. Tunjangan lain atau jabatan.
  6. Tunjangan beras.
  7. Jumlah gaji kotor.
  8. Tunjangan PPh.
  9. Jumlah penghasilan bruto.

Nantinya keseluruhan instrumen tersebut harus dikurangi dengan biaya jabatan maupun iruan pensiun. Sementara dalam mekanisme perhitungannya nanti Anda juga akan menemukan beberapa pengurangan lain terkait kewajiban pajak karyawan.

Pada akhirnya jumlah PPh terutang, yang dipotong tetap sama dengan tunjangan PPh yang diberikan oleh perusahaan. Sehingga pastikan Anda memahami bagaimana proses perhitungannya secara tepat.

Cara Menghitung Tunjangan PPH

Proconsult

Sebagai wajib pajak tentunya pengetahuan perpajakan berperan penting dalam melaksanakan berbagai kewajiban. Sehingga nantinya Anda dapat melakukan berbagai kewajiban pajak secara baik. Nantinya kepatuhan pajak Anda juga bisa terlaksana sesuai aturan perundang-undangan.

Melihat penjelasan diatas tentunya ada banyak sekali instrumen perhitungan yang perlu Anda perhatikan. Tentunya hal ini cukup sulit terlebih jika Anda tidak mempunyai latar belakang perpajakan mumpuni. Untuk memudahkan Anda memahaminya kami menyediakan informasi terkait cara perhitungan tunajngan PPh secara lengkap.

Umumnya rumus perhitungan tunjangan PPh, yang sama besar pada PPh terutang adalah sebagai berikut:

  1. Bulanan = gaji kotor – gaji dan tunjangan keluarga – PTKP
  2. Ketika biaya jabatan lebih dari rp. 30.000 per hari, namun nilai maksimal adalah Rp. 30.000 maka Anda perlu mengganti rumus hitungnya. Dalam hal ini Anda bisa menggunakan rumus = (gaji kotor – PTKP – 30.000) – 15% (gaji dan tunjangan keluarga) : 17

Sementara dalam proses perhitungan umumnya sudah dijelaskan secara lengkap dalam UU PPh dan UU HPP. Namun secara sederhana Anda dapat melihat contohnya secara sederhana sebagai berikut:

Contoh

Bapak Abdul adalah karyawan tetap dan lajang yang bekerja di PT B. Pihaknya memiliki gaji bruto senilai rp. 8 juta setiap bulannya. Untuk mendapatkan perhitungan pendapatan neto, maka gaji bapak Abdul perlu dikurangi jabatan senilai 5% dari pendaatan bruto. Berikut ini perhitungannya:

= 5% x Rp. 8.000.000

= Rp. 400.000 setiap bulannya

Selanjutnya biaya tersebut perlu diakumulasikan pada 1 tahun pajak. Sehingga total tunjangan PPh yang perlu dibayar adalah sebagai berikut:

  = 12 x Rp. 400.000

= Rp. 4.800.000 setahun

Contoh Tunjangan PPH

Ada banyak sekali tunjangan  yang biasa diberikan perusahaan kepada karyawan. Namun pemberian jenis tunjangan tersebut biasanya berbeda antara karyawan satu dengan lainnya. Bahkan jenis tunjangan ini juga bisa berbeda antar perusahaan.

Disini perlu Anda ketahui juga bahwa tunjangan bagi karyawan juga dikenakan pungutan pajak. Oleh sebab itu Anda telah mempelajari terkait tarif serta metode perhitungannya secara tepat.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Namun sebelum membahas lebih jauh tenttang contoh tunjangan PPh di bidang perpajakan, maka lebih dulu ketahui jenis tunjangan tidak dikenakan pajak. sesuai penjelasan dalam UU HPP Pajak menetapkan 5 naturan di bawah ini tidak bisa disebut sebagai objek pajak sehingga tidak terkena pajak, yaitu:

  1. Bahan minuman, bahan makanan, minuman dan makanan bagi kepada seluruh pegawai
  2. Naturan terkait penugasan di beberapa daerah
  3. Natura karena suatu kewajiban dalam proses pelaksanaan pekerjaan, hal ini seperti seragam
  4. Natura yang mendapatkan pembiayaan dari APBN atau APBD
  5. Natura dengan jenis dan batasan tertentu

Sementara itu menurut SE dari menteri Tenaga Kerja RI Tahun 1990 No. 7 menyebutkan bahwa tunjangan ini dibagi menjadi 2, yaitu tetap dan tidak tetap. Namun umumnya ada beberapa pembagian tunjangan yang bisa diketahui, yaitu:

1. Tunjangan Jabatan

Tunjangan ini diberikan oleh perusahaan kepada karyawan, yang mempunyai jabatan fungsional serta struktural dalam perusahaan. Salah satu tujuannya adalah jabatan tersebut mempunyai risiko serta tanggaung jawab cukup besar.

2. Tunjangan Anak dan Istri

Berikutnya adalah tunjangan anak dan istri, yang cukup umum diberikan oleh karyawan. Tunjangan ini diberikan kepada karyawan yang memang mempunya istri atau anak, yang menjadi tanggungan karyawan tersebut.

3. Tunjangan Umum

Hal ini diberikan kepada karyawan yang tidak menjabat. Sehingga jenis tunjangan ini diberikan kepada karyawan umum meski tidak memiliki risiko dalam pekerjaannya.

4. Tunjangan Pensiun

Selanjutnya adalah tunjangan pensiun, yang diberikan kepada karyawan ketika nantinya berhenti bekerja karena masuk dalam usia pensiun. Dalam hal ini usia pensiun adalah ketika karyawan sudah masuk usia tua dan tunjangan pensiun diberikan agar mantan karyawan tetap bisa hidup sejahtera meski tidak bekerja.

5. Tunjangan Kesehatan

Pemberian tunjangan kesehatan bertujuan agar karyawan selalu sehat. Tunjangan ini bertujuan agar nantinya karyawan bisa lebih produktif saat bekerja.

6. Tunjangan Hari Raya

Sesuai namanya pemberian tunjangan hari raya adalah saat masuk perayaan hari raya. Hal ini diberikan kepada karyawan yang merayakan. Sedangkan pemberian tunjangan hari raya memiliki nominal sama dengan gaji pokok saat menjelang hari raya.

7. Tunjangan Transportasi

Jenis tunjangan terakhir adalah tunjangan tramsportasi, yang disediakan bagi karyawan agar tidak mengalami kesulitan saat ke tempat kerja. Sedangkan untuk bentuk tunjangannya cukup beragam, seperti uang atau transportasi.

Tips Memilih Konsultan Pajak Online

Tips Memilih Konsultan Pajak Online

Sumber foto : Glints.com

Pelaksanaan kewajiban pajak orang pribadi faktanya cukup rumit dan menyulitkan. Terlebih bagi perusahaan yang memiliki kewajiban pemotongan pajak karyawan atau PPh 21. Sehingga bagi Anda yang ingin melakukan kewajiban pajak perlu melakukannya secara tepat.

Pajak bagi perusahaan menjadi salah satu aktivitas dan kewajiban. Dalam hal ini ada banyak sekali instrumen perpajakan yang nantinya perlu diketahui. Salah satunya adalah pajak penghasilan sekaligus tunjangan PPh, yang perlu dihitung secara baik.

Baca Juga : Perbedaan PPH dan PPN yang Wajib Diketahui

Namun bagi Anda yang ingin melakukan perhiungan pajak secara lebih mudah bisa memilih opsi satu ini. Sekarang Anda bisa menggunakan jasa konsultan pajak online yang tersedia dalam bentuk lebih praktis bisa melakukan berbagai aktivitas perpajakan secara lebih mudah.

Konsultan pajak online merupakan tenaga ahli dalam bidang perpajakan, yang mempunyai banyak sekali peran dalam membantu aktivitas pajak Anda. Pihaknya juga merupakan tenaga ahli, yang bisa  Anda percaya dalam melakukan aktivitas perpajakan.

Proconsult

Namun dalam menggunakan jasa konsultan pajak online ada beberapa langkah penting untuk Anda perhatikan. Berikut ini adalah tips pemilihan jasa konsultan pajak online tersebut, yaitu:

  1. Menggunakan jasa konsultan pajak online yang mempunyai sertifikat konsultan.
  2. Memiliki izin praktik sebagai seorang konsultan pajak.
  3. Menggunakan jasa konsultan pajak online, yang memiliki kantor resmi.
  4. Menggunakan jasa yang memiliki track record baik.
  5. Memilih jasa yang biayanya sesuai anggaran.
  6. Memilih jasa profesional dan bertanggung jawab.

Konsultasi Pajak Online? Hubungi Nomor Whatsapp : 081350882882

Kesimpulan

Jadi dari sini bisa disimpulkan bahwa tunjangan PPh adalah sejumlah pembiayaan, yang disediakan bagi karyawan terkait kebutuhan pembayaran pajak PPh. Sehingga nantinya perusahaan akan dibebankan kewajiban pembayaran pajak sesuai jumlah tunjangan, yang diberikan kepada karyawan.

Sementara itu tunjangan PPH ini juga memiliki banyak sekali keuntungan bagi wajib pajak. Sehingga sebagai wajib pajak Anda pelru mengetahui penjelasan serta informasi seputar tunjangan PPh secara lengkap. Tujuannya untuk memudahkan Anda dalam memahami bagaimana aktivitas pajak tersebut berjalan.

Selanjutnya bagi wajib pajak juga perlu mengetahui bagaimana proses perhitungan serta tarif perpajakan tunjangan PPh. Pada dasarnya informasi tersebut akan sangat berguna bagi wajib pajak maupun perusahaan sebagai pemberi kerja.

Bagi Anda yang masih merasa kebingungan terkait mekanisme tunjangan PPh tentunya tidak perlu lagi merasa khawatir. Saat ini Anda bisa menyerahkan semua kebutuhan perpajakan kepada jasa konsultan pajak online dari Proconsult.id.

Nantinya wajib pajak dapat menghubungi tenaga konsultan pajak profesinal kami secara mudah dan cepat. Anda tidak perlu keluar rumah maupun mendatangi kantor konsultan pajak kami. Semua proses dan penyelesaian perpajakan bisa dilakukan secara online sesuai kebutuhan client. Oleh sebab itu pastikan menggunakan jasa konsultan pajak online melalui Proconsult.id sekarang juga!

Proconsult